Pasar Inggris Menjanjikan bagi Indonesia

   •    Minggu, 23 Jul 2017 13:43 WIB
indonesia-inggris
Pasar Inggris Menjanjikan bagi Indonesia
London. MI/ROMMY PUJIANTO.

Metrotvnews.com, London: Pasar Inggris cukup menjanjikan bagi Indonesia di tengah krisis ekonomi dunia karena ditinjau dari produk domestik bruto yang mencapai USD2,6 triliun dan populasi 66 juta penduduk dengan tingkat pendapatan per kapita di atas USD40.000 per tahun.

Atase Perdagangan KBRI London Nur Rakhman Setyoko mengatakan promosi ekspor merupakan kunci utama dalam menembus pasar internasional khususnya Inggris.

"KBRI London dalam hal ini Atase Perdagangan telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM, Dekranasda Propinsi Jawa Barat, Dekranasda Propinsi Sumatera Barat, dan Penyelenggara Indonesia Weekend mengadakan Business Networking di KBRI London," demikian dikutip dari Antara, Minggu 23 Juli 2017.

baca : Hubungan Indonesia-Inggris Takkan Terganggu Brexit

Business Networking berhasil mempertemukan 10 pelaku usaha kecil menengah Indonesia dalam binaan Kementerian KUKM, Dekranasda Jawa Barat dan Dekranasda Sumatera Barat dengan pembeli terdiri dari 15 pembeli untuk fesyen dan perhiasan, dan masing-masing tujuh pembeli untuk media fesyen, makanan dan barang dari kulit.

Dalam business networking ini, Miss Continental 2017 dan Miss Teen Continental ikut mempromosikan fasyen Indonesia dengan melakukan catwalk mengenakan busana Indonesia.

Pasar produk tekstil yang termasuk fesyen memiliki prospek yang bagus di Inggris. Impor produk tekstil yang termasuk fesyen Inggris dari dunia mencapai USd25,5 miliar dengan pertumbuhan rata-rata sebesar 1,24 persen per tahun selama 2012-2016.

Indonesia baru mengekspor ke Inggris untuk produk tekstil yang termasuk fesyen sebesar USD224 juta pada 2016. Potensi Indonesia yang masih sangat besar untuk dikembangkan ini memberikan suatu peluang bagi Indonesia untuk lebih giat menembus pasar Inggris.

Selain produk tekstil, banyak pembeli yang tertarik terhadap produk makanan Indonesia. Produk mi instan Indonesia menjadi incaran pembeli di Inggris. Produk Indofood berupa mi instan sudah dapat masuk dalam menu sehari-hari masyarakat Inggris.

Produk Indofood menjadi incaran banyak pembeli di dalam Business Networking London. Saat ini Indonesia baru mengekspor mi instan ke Inggris sebesar USD865.000 pada 2016. Tetapi, pasar Inggris untuk mi instan sangat besar hingga mencapai USD206 juta pada 2016.

Potensi Indonesia untuk mengembangkan ekspor mi instan ke pasar Inggris masih sangat besar. Namun tantangan paling berat, ujar Nur Rakhman Setyoko yang dihadapi untuk menembus pasar Inggris saat ini adalah depresiasi poundsterling terhadap mata uang di dunia.

Depresiasi poundsterling akan membuat barang-barang impor di Inggris menjadi tidak kompetitif dibandingkan produk dalam negeri sehingga kecenderungan impor Inggris dari dunia akan menurun.

"Efisiensi dan produktivitas menjadi kunci utama dalam meningkatkan ekspor non migas ke Inggris di tengah turunnya nilai poundsterling terhadap mata uang dunia," kata Nur Rakhman Setyoko.

 


(SAW)