Gerak Mata Uang Paman Sam Stabil

Ade Hapsari Lestarini    •    Rabu, 13 Sep 2017 07:43 WIB
dolar as
Gerak Mata Uang Paman Sam Stabil
Ilustrasi. (FOTO: MI/RAMDANI)

Metrotvnews.com, New York: Mata uang dolar Amerika Serikat (AS) mempertahankan penguatannya pada perdagangan Selasa waktu setempat. Investor menunggu data inflasi AS yang dapat mempengaruhi waktu kenaikan suku bunga Fed berikutnya.

Melansir Xinhua, Rabu 13 September 2017, investor mengalihkan fokus mereka ke Indeks Harga Konsumen (IHK) yang jatuh tempo pada Kamis. Data tersebut dapat mempengaruhi keputusan pejabat Fed mengenai kebijakan moneter AS.

Selain itu, harapan untuk kebijakan moneter ketat di AS telah mengemuka baru-baru ini. Ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga di Desember adalah 41,1 persen, menurut alat FedWatch CME Group. Sementara itu, jumlah lowongan pekerjaan sedikit berubah menjadi 6,2 juta pada hari kerja terakhir Juli, lapor Departemen Tenaga Kerja AS.

Lebih dari sebulan, karyawan dan separasi juga masing-masing mengalami perubahan masing-masing 5,5 juta dan 5,3 juta. Dalam perpisahan, tingkat pengunduran diri dan PHK serta tingkat pelepasan sedikit berubah masing-masing 2,2 persen dan 1,2 persen, menurut laporan tersebut.

Para analis mengatakan bahwa pengusaha mengalami kesulitan untuk menemukan pelamar dengan keterampilan yang tepat.

Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi 1,1967 dolar dari 1,1965 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris meningkat menjadi 1,3289 dolar dari 1,3173 dolar A.S. pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,8026 dolar dari 0,8030 dolar.

Sedangkan dolar membeli 110,03 yen Jepang, lebih tinggi dari 109,32 yen pada sesi sebelumnya. Dolar A.S. naik menjadi 0,9599 franc Swiss dari 0,9540 franc Swiss, dan mencapai 1,2166 dolar Kanada dari 1,2118 dolar Kanada.


(AHL)