Donald Trump Diprediksi Pilih Veteran Wall Street sebagai Menteri Keuangan AS

Arif Wicaksono    •    Rabu, 30 Nov 2016 16:22 WIB
donald trump
Donald Trump Diprediksi Pilih Veteran Wall Street sebagai Menteri Keuangan AS
Steven Mnuchin. Dok: AFP.

Metrotvnews.com, Washington: Donald Trump diprediksi memilih Steven Mnuchin sebagai Menteri Keuangan, sekaligus menambahkan tokoh kampanye kunci dan veteran Wall Street untuk pemerintahannya. Hal ini dikonfirmasi sumber NBC News dari sebuah sumber transisi sebagaimana dikutip dari CNBC News, Rabu (30/11/2016).

Mnuchin, yang menjabat sebagai ketua keuangan selama kampanye Presiden Donald Trump, adalah Kepala Dune Capital Management. Perusahaannya di Hollywood telah membantu untuk mendanai Film James Cameron yakni Avatar, di antara film-film lainnya. Ia sebelumnya bekerja selama 17 tahun di Goldman Sachs, bekerja di Soros Fund Management dan mendirikan OneWest Bank Group.

baca : Media Pemerintah Tiongkok Memperingatkan Trump terhadap Penolakan Perdagangan Bebas

Kemungkinan penunjukan Mnuchin, alumnus salah satu lembaga keuangan yang paling kuat di dunia, berbenturan dengan retorika kampanye populis Trump dan berjanji untuk mewakili pekerja kerah biru yang tertindas. Mnuchin bisa mengambil pendekatan berbeda dari yang dilakukan Pemerintahan Barack Obama pada pajak, perdagangan, dan regulasi keuangan.

Hal ini tidak sepenuhnya jelas berapa banyak pandangan pribadi Mnuchin ini sejajar dengan prioritas keuangan Donald Trump telah digariskan untuk Amerika Serikat (AS). Mnuchin, seperti Trump, menyumbangkan banyak dana untuk kandidat Demokrat sebelum siklus ini. Seperti Trump, prinsip ekonominya memiliki sedikit kesamaan dengan populisme ekonomi yang membantu untuk mendorong Trump ke Gedung Putih.




Ketika menjabat sebagai ketua dana kampanye, Mnuchin juga menjelaskan beberapa kemungkinan dari prioritas ekonomi Pemerintahan Trump.

"Kami sangat fokus untuk menurunkan pajak bisnis, memastikan bahwa perusahaan AS menjadi kompetitif di seluruh dunia, membawa kembali uang tunai dari seluruh dunia dan saya pikir publik Amerika difokuskan pada itu," kata Mnuchin kepada CNBC pada Agustus.

Presiden terpilih Trump telah berjanji untuk memotong tarif pajak perusahaan AS menjadi 15 persen dari lebih dari 30 persen pada saat ini. Trump mengatakan hal itu akan mendorong perusahaan untuk menjaga alamat pajak mereka di AS. Kementerian Keuangan pada masa Obama, di bawah Jack Lew, telah memberlakukan aturan untuk membuat lebih sulit bagi perusahaan untuk menggunakan inversi untuk mendapatkan tarif pajak yang lebih rendah di luar negeri.

Namun, Pemerintahan Donald Trump akan berbenturan dengan Obama dari segi perdagangan, karena Trump ingin melakukan memorandum Trans-Pacific Partnership. Selain itu, Trump telah berjanji untuk mencabut Reformasi Keuangan Dodd-Frank, sebagai tindakan, yang Pemerintahan Obama puji telah membantu menciptakan apa yang mereka sebut sistem keuangan yang lebih aman.

Trump mengalahkan calon dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, sementara keduanya menghabiskan dana jauh lebih sedikit daripada saingannya. Mnuchin membantu mengawasi dana kampanye yang menghabiskan jauh lebih sedikit daripada Clinton untuk belanja iklan televisi, gaji, manfaat dari liputan media gratis dan upaya media sosial.


 


(SAW)