Negara Asia Timur Harus Teintegrasi Perdagangan

Kautsar Widya Prabowo    •    Kamis, 12 Apr 2018 17:20 WIB
Negara Asia Timur Harus Teintegrasi Perdagangan
Bank Dunia. AFP.

Jakarta: Bank Dunia menyarankan Indonesia dan negara-negara di Asia Timur untuk tidak mengandalkan Amerika Serikat menjadi mitra perdagangan. Hal tersebut terkait perang dagang Amerika Serikat dan Tiongkok.

Senior Economist World Bank untuk Indonesia Derek Chan menjelaskan negara-negara Asia timur dapat melakukan kerja sama perdagangan yang lebih bagus dari kerja sama Amerika Serikat.

"Indonesia dapat melakukan banyak hal untuk menolong dirinya sendiri dengan integrasi perdagangan dengan negara-negara Asia lain," di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis, 12 April 2018.

Chief Ecnomist Bank Dunia untuk Asia Pasifik Sudhir Shetty menjelaskan perkembangan perdagangan global telah meningkat sejak 2010, namun polemik perang dagang akan menurunkan pertumbuhannya.

"Global akan bergantung banget dengan perdagangan global. Kalau ada perang dagang ini akan masalah banget. Tapi balik lagi ini kan belum," tambahnya.

Ia menambahkan dampak perang dagang akan lebih berdampak pada Tiongkok dan AS.

"Tiongkok ekonominya akan slow. Perang dagang tidak terlalu berpengaruh (pada negara selain Tiongkok dan AS). Bagaimana pun pengaruhnya akan besar ke AS dan Tiongkok," jelasnya.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita sebelumnya merespons kebijakan tarif bea masuk barang yang dilakukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang bisa berakibat pada munculnya perang dagang.

Sejauh ini memang baru barang jenis baja dan aluminium saja yang ditetapkan bea masuknya yakni baja 25 persen dan aluminium 10 persen. Menurut Enggar dampaknya tak besar bagi perdagangan Indonesia.

"Itu sebenarnya dampaknya secara langsung tidak besar," kata Enggar.

 
(SAW)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

3 days Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA