Bursa Saham AS Menguat di Tengah Reformasi Pajak

Angga Bratadharma    •    Selasa, 14 Nov 2017 07:00 WIB
wall street
Bursa Saham AS Menguat di Tengah Reformasi Pajak
Ilustrasi (FOTO: Pando)

New York: Bursa saham Amerika Serikat (AS) berakhir lebih tinggi pada Senin waktu setempat (Selasa WIB) di tengah spekulasi pasar mengenai waktu reformasi pajak. Pasar telah reli ke rekor tertinggi di tengah harapan baru bahwa Kongres AS, bersama dengan administrasi Trump, akan dapat bergerak maju dengan reformasi pajak pada 2017.

Mengutip Xinhua, Selasa 14 November 2017, indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 17,49 poin atau 0,07 persen menjadi 23.439,70. Kemudian S&P 500 naik 2,54 poin atau 0,10 persen menjadi 2.584,84. Indeks Nasdaq Composite naik 6,66 poin atau 0,10 persen menjadi 6.757,60.

Namun, meningkatnya kekhawatiran muncul setelah Senat Republik pada Kamis meluncurkan sebuah rencana untuk merombak kode pajak AS yang mengandung perbedaan penting dari rencana pajak DPR yang sebanding. RUU Senat akan menunda pemotongan tarif pajak perusahaan dari 35 persen menjadi 20 persen sampai 2019.



Partai Republik di Dewan Perwakilan Rakyat AS mengumumkan awal bulan ini tagihan yang telah lama dinanti untuk merombak kode pajak AS dalam beberapa dasawarsa dengan mengurangi secara signifikan pajak penghasilan individual dan perusahaan.

Ini akan mengurangi jumlah kurung pajak pendapatan pribadi dari tujuh menjadi empat, sekaligus mempertahankan tingkat pajak penghasilan individual tertinggi sebesar 39,6 persen. Ini juga akan memotong tarif pajak penghasilan badan menjadi 20 persen dari 35 persen.

Dalam berita perusahaan, perusahaan e-commerce China JD.com melaporkan pendapatan kuartalan sebesar USD12,58 miliar, lebih tinggi dari pada konsensus pasar dan naik 39 persen dari tahun lalu. Peritel online tersebut juga melaporkan pendapatan disesuaikan 23 sen, mengalahkan ekspektasi pasar. Saham JD melonjak 3,45 persen pada Senin.

 


(ABD)