Harga CPO Berpotensi Menguat

   •    Rabu, 07 Mar 2018 14:08 WIB
cpo
Harga CPO Berpotensi Menguat
Ilustrasi. (Foto: Antara/Wahyu Putro).

Jakarta: Harga crude palm oil (CPO) berpotensi mengalami kenaikan yang signifikan menuju 2.700 ringgit Malaysia per ton pada Juni, di mana harga tersebut akan menjadi harga acuan tertinggi sejak November tahun lalu.

Didorong oleh pemangkasan produksi yang akan diterapkan pada petani lokal Indonesia dan Malaysia masing-masing sebesar 500 ribu ton menjadi 37,5 juta ton dan 20,5 juta ton. Situasi ini diprediksi juga turut mendongkrak harga CPO di Rotterdam menjadi USD750 per ton.

Analis Monex Investindo Futures, dalam hasil analisanya, Rabu, 7 Maret 2018 mengatakan di tengah rancangan yang disetujui oleh uni Eropa mengenai reformasi tenaga listrik dan mengurangi konsumsi energi memenuhi tujuan iklim yang ambisius.

Analisa tersebut menambahkan, di mana dalam draf rancangan tersebut meliputi larangan penggunaan CPO sebagai bahan bakar motor yang akan diterapkan efektif pada 2021.

Menurut Godrej International Ltd, harga CPO tidak akan turun di bawah USD1.000 per ton. Prediksi ini berdasarkan asumsi minyak mentah Brent berada pada kisaran USD60 sampai dengan USD75, Federal Reserve atau The Fed tetap pada skenarionya untuk menaikkan suku bunga sebanyak tiga kali tahun ini.

Mata uang greenback diperdagangkan dengan sideways atau melemah di tengah stabilnya mata uang di pasar negara berkembang, pertumbuhan di seluruh dunia yang kuat di bawah lima persen, seperti yang dikutip dari Bloomberg.


(AHL)


Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

3 hours Ago

Pengalihan komando Pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam kepa…

BERITA LAINNYA