USD Menguat Usai Turun Tajam

   •    Kamis, 20 Apr 2017 08:56 WIB
dolar as
USD Menguat Usai Turun Tajam
Ilustrasi (REUTERS/Dado Ruvic)

Metrotvnews.com, New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) mengalami penguatan terhadap mata uang utama lainnya pada Rabu waktu setempat (Kamis pagi WIB), setelah turun ke posisi terendah dalam tiga minggu di sesi sebelumnya.

Mengutip Antara, Kamis 20 April 2017, ketegangan geopolitik yang terus meningkat di Semenanjung Korea telah mendorong permintaan pasar terhadap mata uang safe haven seperti yen Jepang pada awal pekan ini.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,73 persen menjadi 99,560 di akhir perdagangan pada Selasa 18 April 2017, tingkat terendah dalam tiga minggu terakhir.

Tanpa data ekonomi utama yang keluar pada Rabu 19 April 2017, indeks dolar AS berbalik mengalami kenaikan atau rebound sebanyak 0,23 persen dan diperdagangkan di 99,731 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi di posisi USD1,0721 dari sebelumnya sebesar USD1,0729, dan pound Inggris turun menjadi USD1,2790 dari USD1,2841 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia merosot menjadi USD0,7499 dari USD0,7558.

Dolar AS dibeli 108,72 yen Jepang, lebih tinggi dari 108,550 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS juga menguat menjadi 0,9976 franc Swiss dari 0,9962 franc Swiss, dan naik tipis menjadi 1,3481 dolar Kanada dari 1,3380 dolar Kanada.

 


(ABD)

Pemerintah Masih Godok Pembentukan <i>Holding</i> BUMN Jasa Keuangan

Pemerintah Masih Godok Pembentukan Holding BUMN Jasa Keuangan

3 hours Ago

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih menggodok pembentukan holding BUMN di sektor …

BERITA LAINNYA