Mengintip Potensi Pergerakan Komoditas di Sesi Perdagangan Asia

Angga Bratadharma    •    Jumat, 11 Aug 2017 11:00 WIB
komoditasekonomi dunia
Mengintip Potensi Pergerakan Komoditas di Sesi Perdagangan Asia
Ilustrasi (Foto: timesofmalta)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pergerakan harga emas mencapai level tertinggi dua bulan, dan berkahir di level USD1.286,75 atau mengalami penguatan sebanyak 0,72 persen. Kondisi itu terjadi akibat ketegangan Amerika Serikat (AS) dengan Korut serta data PPI AS yang buruk. Harga saat penulisan USD1.286,44

Mengutip Monex Asian Market Brief milik Monex Investindo Futures, Jumat 11 Agustus 2017, dengan masih ditopang kecemasan geopolitik maka harga emas dunia berpotensi melanjutkan pergerakan atau naik menguji resisten USD1.288 pada sesi Asia. Range berkisar antara USD1.280-USD1.296.

Sempat menembus ke atas level USD50, harga minyak mentah berbalik melemah di sesi AS pada Kamis, dan berakhir di level USD48,51 (-2,39 persen) Harga saat penulisan: USD48,61. Sentimen negatif dari ekspektasi bertambahnya produksi Rusia dan OPEC berpotensi menahan harga minyak dekat level support USD48,20 pada sesi Asia.

Data PPI AS yang dirilis lebih rendah dari perkiraan membuat EURUSD memangkas penurunan dan berakhir di level 1.1773 ( naik 0,13 persen) pada Kamis. Harga saat penulisan: 1.1766 Ditopang pelemahan dollar, EURUSD berpotensi lanjut bergerak naik pada sesi Asia, menuju resisten 1.1845. Range berkisar antara 1.1710-1.1845.



GBPUSD berakhir melemah 0,23 persen menjadi 1.2977 pada Kamis, data output manfaktur Inggris yang stagnan belum mengangkat kinerja sterling. Harga saat penulisan: 1.2973 GPBUSD berpotensi bergerak sideways antara range 1.2955-1.3015 pada sesi Asia, seiring minimnya katalis penggerak. Investor nantikan perkembangan situasi AS-Korut.

USDJPY turun 86 pip ke level 109.21 pada Kamis, menyentuh level terendah sejak 15 Juni akibat peningkatan permintaan akan safe haven. Harga saat penulisan: 109.11 Permintaan safe haven berpotensi menekan turun pasangan USDJPY ke level support 108,80 pada sesi Asia. Range berkisar antara 108,80-109,80.

AUSUSD bergerak fluktuatif antara penguatan dan pelemahan sebelum berakhir di level 0.7876 (minus 0,18 persen). Kenaikan harga bijih besi menopang AUDUSD. Harga saat penulisan: 0.7863 Pudarnya minat risiko investor serta pernyataan pesimis RBA Lowe berpeluang lanjutkan penurunan AUDUSD untuk menguji support 0.7855 di sesi Asia.

Penurunan harga minyak mentah membantu USDCAD naik pada Kamis, berakhir di level 1.2744 (naik 0,33 persen) meski data AS dirilis mengecewakan. Harga saat penulisan: 1.2741 Harga minyak yang masih tertekan berpotensi mendorong naik USDCAD menuju level resisten 1.2775 pada sesi Asia. Range berkisar antara 1.2700-1.2775.

 


(ABD)

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

1 day Ago

Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya pada Rabu wa…

BERITA LAINNYA