Volume Perdagangan Inggris-Tiongkok Terus Membesar

   •    Selasa, 05 Feb 2019 12:30 WIB
inggris-tiongkokbrexitekonomi inggris
Volume Perdagangan Inggris-Tiongkok Terus Membesar
Ilustrasi (FOTO: AFP)

London: Menteri Inggris untuk Promosi Perdagangan dan Ekspor Baroness Rona Fairhead menyoroti pertumbuhan hubungan dagang Inggris-Tiongkok seraya menekankan bahwa perdagangan bilateral telah mencapai tingkat rekor. Inggris berharap hubungan dagang ini bisa terus meningkat di masa-masa yang akan datang.

"Ekspor Inggris ke Tiongkok terus meningkat dari tahun ke tahun. Di Tahun Baru ini, saya sangat menantikan untuk melanjutkan tingkat keterlibatan kami yang erat dengan Tiongkok. Jelas bahwa masih ada permintaan yang belum dimanfaatkan untuk barang dan jasa Inggris di Tiongkok," kata Baroness Fairhead, seperti dikutip dari Xinhua, Selasa, 5 Februari 2019.

Ia mengatakan perdagangan antara kedua negara sekarang bernilai lebih dari 66 miliar pound Inggris (USD86,2 miliar) setiap tahun. Kinerja ekspor Inggris dalam sembilan bulan pertama di 2018 sangat kuat atau mencapai sebesar 22,4 miliar pound Inggris dalam barang dan jasa, meningkat 4,9 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Peluang untuk pertumbuhan ada di sana, dan sebagai departemen ekonomi internasional kami siap membantu bisnis dari semua ukuran untuk menjalin hubungan dan mengembangkan hubungan dengan pembeli dan investor potensial," katanya.

Baroness Fairhead mengatakan Inggris telah berkomitmen untuk berpartisipasi dalam Beijing Horticultural Expo yang akan datang, yang akan diadakan dari April hingga Oktober di tahun ini. Menarik 16 juta pengunjung, pameran ini merupakan pameran terbesar dari jenisnya, dengan fokus pada kehidupan hijau, keberlanjutan, dan hortikultura.

Departemen Perdagangan Internasional Inggris akan memimpin pelaksanaan ajang ini atas nama Pemerintah Inggris, bekerja sama dengan berbagai mitra untuk membangun taman, paviliun, dan program acara untuk pameran. Diharapkan ajang ini bisa terlaksana dengan baik dan nantinya memberi efek positif terhadap hubungan dagang.

"Kami bekerja sama dengan Tiongkok untuk meningkatkan akses pasar bagi perusahaan-perusahaan Inggris dan lingkungan bisnis tempat mereka beroperasi. Liberalisasi lebih lanjut dan implementasi reformasi hanya akan meningkatkan perdagangan bilateral, menguntungkan perusahaan, dan konsumen di Inggris dan Tiongkok," pungkasnya.
(ABD)