USD Menguat di Tengah Pengumuman Tarif Trump

   •    Jumat, 09 Mar 2018 09:29 WIB
dolar as
USD Menguat di Tengah Pengumuman Tarif Trump
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) menguat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Hal itu terjadi karena para investor menunggu lebih banyak rincian mengenai rencana tarif Presiden Donald AS Donald Trump.

Mengutip Antara, Jumat, 9 Maret 2018, indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, meningkat 0,58 persen menjadi 90,163 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,2307 dari USD1,2405 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris merosot ke USD1,3803 dari USD1,3894 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7792 dari USD0,7817.

Sedangkan USD dibeli 106,23 yen Jepang, lebih tinggi dari 106,08 yen Jepang pada sesi sebelumnya. USD meningkat menjadi 0,9514 franc Swiss dari 0,9436 franc Swiss, dan naik menjadi 1,2902 dolar Kanada dari 1,2927 dolar Kanada.

USD mendapat dukungan setelah Gedung Putih mengisyaratkan bahwa Kanada dan Meksiko dapat dibebaskan dari rencana tarif yang diajukan oleh Trump, yang diperkirakan akan merilis rincian lebih lanjut akhir pekan ini. Trump pekan lalu mengumumkan AS berencana memberlakukan tarif 25 persen untuk impor baja dan 10 persen untuk aluminium.

Di sisi ekonomi, dalam pekan yang berakhir 3 Maret, angka pendahuluan untuk klaim awal yang disesuaikan secara musiman mencapai 231 ribu meningkat 21 ribu dari tingkat sebelumnya yang tidak direvisi pada 210 ribu, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan.

Rata-rata pergerakan empat minggu mencapai 222.500, meningkat 2.000 dari rata-rata minggu sebelumnya yang tidak direvisi sebesar 220.500. Di luar negeri, Bank Sentral Eropa (ECB) pada Kamis, 8 Maret 2018, memutuskan untuk mempertahankan suku bunga utama tidak berubah setelah mengakhiri pertemuan kebijakan moneternya.

"Tingkat suku bunga pada operasi-operasi pembiayaan kembali utama dan suku bunga pada fasilitas pinjaman marjinal dan fasilitas deposito akan tetap tidak berubah pada 0,00 persen, 0,25 persen dan -0,4 persen," kata sebuah pernyataan ECB.


(ABD)