Kontrak Emas Berjangka Rebound Ditopang Pelemahan USD

   •    Selasa, 13 Feb 2018 07:34 WIB
harga emasemaskomoditasekonomi dunia
Kontrak Emas Berjangka <i>Rebound</i> Ditopang Pelemahan USD
Ilustrasi (FOTO: AFP)

Chicago: Kontrak emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange rebound menjadi ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Kondisi itu terjadi karena dolar Amerika Serikat (USD) melemah.

Mengutip Antara, Selasa, 13 Februari 2018, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April, naik USD10,70 atau 0,81 persen, menjadi berakhir di USD1.326,40 per ounce.

Indeks dolar AS, sebuah ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, turun 0,18 persen menjadi 90,21 pada pukul 18.10 GMT. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar AS turun maka emas berjangka akan naik.

Saham-saham AS berada dalam suasana pemulihan pada perdagangan Senin, menyusul penurunan tajam pekan lalu. Dow Jones Industrial Average naik 393,19 poin atau 1,63 persen pada pukul 18.20 GMT, sehingga membatasi kenaikan emas, aset safe haven bagi para investor.


Sumber: Nasdaq

Pasar akan mengamati data harga-harga konsumen Januari yang akan dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS pada Rabu, untuk melihat tren inflasi, faktor kunci yang akan dipertimbangkan oleh Federal Reserve ketika mereka memutuskan kemungkinan kenaikan suku bunga pada Maret.

Departemen Tenaga Kerja mengumumkan awal bulan ini bahwa 200.000 pekerjaan baru diciptakan pada Januari, yang mencerminkan ekspansi ekonomi berkelanjutan.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 43,1 sen atau 2,67 persen, menjadi menetap di USD16,57 per ounce. Platinum untuk penyerahan April naik USD11,30 atau 1,18 persen, menjadi ditutup pada USD972,80 per ounce.


(ABD)