Indeks Acuan Inggris Turun 0,36%

   •    Selasa, 09 Jan 2018 09:46 WIB
bursa efekbursa sahamekonomi inggris
Indeks Acuan Inggris Turun 0,36%
Ilustrasi (FOTO: AFP)

London: Bursa saham Inggris turun pada Senin waktu setempat (Selasa WIB), dengan patokan Indeks FTSE 100 turun 27,71 poin atau 0,36 persen menjadi 7.696,51 poin. G4S, perusahaan jasa keamanan multinasional Inggris, melonjak 4,03 persen. Tesco dan Mediclinic International masing-masing meningkat sebesar 2,19 persen dan 1,98 persen.

Mengutip Xinhua, Selasa, 9 Januari 2018, bisnis software dan teknologi informasi Inggris Micro Focus International adalah pemain terburuk dalam saham unggulan, dengan sahamnya turun 16,92 persen. Shire, perusahaan biofarmasi khusus global, turun 5,43 persen. 3i Group, perusahaan ekuitas swasta dan modal ventura Inggris, turun 2,50 persen.

Sementara itu, pada akhir perdagangan New York, euro turun ke USD1,1965 dari USD1,2050 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun ke USD1,3565 dari USD1,3571 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia merosot ke USD0,7841 dari USD0,7868.

Sedangkan USD membeli 113,08 yen Jepang, lebih rendah dari 113,14 yen pada sesi sebelumnya. USD naik menjadi 0,9775 franc Swiss dari 0,9755 franc Swiss, dan bergerak ke 1,2423 dolar Kanada dari 1.2406 dolar Kanada.

Di sisi lain, Presiden Federal Reserve Bank San Francisco John Williams menyerukan kenaikan tiga tingkat suku bunga di tahun ini dengan alasan bahwa ekonomi yang sudah solid akan mendapat dorongan dari reformasi pajak dari Partai Republik.

Sementara itu, Presiden Fed of Cleveland Loretta Mester mengatakan bahwa ekonomi AS yang kuat dan tingkat pengangguran yang rendah membuat kasus kenaikan empat tingkat di 2018 bisa dilaksanakan. Suku bunga yang lebih tinggi biasanya mengarah pada USD yang lebih kuat karena akan lebih menarik untuk diinvestasikan di AS.


(ABD)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

13 hours Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA