Emas Dunia Tertekan di Tengah Penarikan AS dari Kesepakatan Iran

   •    Kamis, 10 May 2018 08:04 WIB
harga emasemaskomoditasekonomi dunia
Emas Dunia Tertekan di Tengah Penarikan AS dari Kesepakatan Iran
Ilustrasi (FOTO: AFP)

Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange turun untuk sesi ketiga berturut-turut pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Tekanan terjadi meskipun Amerika Serikat (AS) menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran.

Mengutip Antara, Kamis, 10 Mei 2018, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni turun sebanyak USD0,70 atau 0,05 persen menjadi menetap di USD1.313,00 per ounce.

Saham-saham energi terangkat oleh keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran dan melanjutkan sanksi terhadap Teheran. Namun, langkah itu gagal mendorong kenaikan emas berjangka, yang dipandang sebagai aset safe haven.

Sebagai akibat dari reli di sektor energi dan keuangan, saham-saham AS diperdagangkan lebih tinggi pada Rabu 9 Mei. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 103,51 poin atau 0,42 persen pada pukul 16.33 GMT.



Ketika ekuitas membukukan keuntungan, logam mulia biasanya turun, karena investor tidak perlu mencari aset safe haven. Emas mendapat tekanan tambahan dari Departemen Keuangan AS, karena imbal hasil dari obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun tetap di atas 3,0 persen, sementara USD tetap kuat.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 6,7 sen AS atau 0,41 persen, menjadi menetap di USD16,539 per ounce. Platinum untuk penyerahan Juli naik sebanyak USD4,5 atau 0,49 persen menjadi ditutup pada USD916,60 per ounce.

Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average naik 182,33 poin atau 0,75 persen menjadi berakhir di 24.542,54 poin. Indeks S&P 500 bertambah 25,87 poin atau 0,97 persen, menjadi ditutup di 2.697,79 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir 73,00 poin atau 1,00 persen lebih tinggi, menjadi 7.339,91 poin.

 


(ABD)