Yuan Tiongkok Menguat jadi 6,8431 terhadap USD

   •    Selasa, 07 Aug 2018 11:02 WIB
ekonomi chinationgkok
Yuan Tiongkok Menguat jadi 6,8431 terhadap USD
Ilustrasi (AFP Photo/Frederic J Brown)

Beijing: Kurs tengah nilai tukar mata uang Tiongkok renminbi atau yuan menguat sebanyak 82 basis poin menjadi 6,8431 terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada Selasa, menurut Sistem Perdagangan Valuta Asing Tiongkok. Yuan terus bergejolak di tengah perang dagang yang terjadi antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

Mengutip Antara, Selasa, 7 Agustus 2018, di pasar spot valuta asing Tiongkok, yuan diperbolehkan untuk naik atau turun sebesar dua persen dari tingkat paritas tengahnya setiap hari perdagangan. Kurs tengah yuan terhadap USD didasarkan pada rata-rata tertimbang harga yang ditawarkan oleh pelaku pasar sebelum pembukaan pasar uang antarbank setiap hari kerja.

Sementara itu, pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1553 dibandingkan dengan USD1,1579 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,2943 dibandingkan dengan USD1,3009 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7389 dari USD0,7404.

Sedangkan USD dibeli 111,39 yen Jepang atau lebih tinggi dibandingkan dengan 111,23 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Kemudian USD naik menjadi 0,9963 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9940 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3001 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,2981 dolar Kanada.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik 39,60 poin atau 0,16 persen menjadi berakhir di 25.502,18 poin. Indeks S&P 500 meningkat 10,05 poin atau 0,35 persen menjadi ditutup pada 2.850,40 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir 47,66 poin atau 0,61 persen lebih tinggi dan menjadi 7.859,68 poin.

Musim pelaporan laba perusahaan sejauh ini lebih kuat dari yang diperkirakan para analis. Laba kuartal kedua perusahaan-perusahaan tercatat di pasar modal diperkirakan meningkat 23,5 persen dari periode yang sama tahun lalu. Tidak termasuk sektor energi, estimasi pertumbuhan laba menurun menjadi 20,4 persen.

Dari 500 perusahaan di S&P 500 yang telah melaporkan laba hingga 3 Agustus, sebanyak 78,6 persen telah melaporkan laba di atas ekspektasi para analis. Ini di atas rata-rata jangka panjang 64 persen dan di atas rata-rata empat kuartal sebelumnya 75 persen.

 


(ABD)