USD Berjaya Didorong Kenaikan Imbal Hasil Obligasi

Angga Bratadharma    •    Rabu, 16 May 2018 08:16 WIB
dolar as
USD Berjaya Didorong Kenaikan Imbal Hasil Obligasi
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

New York: Dolar Amerika Serikat (USD) diperdagangkan lebih tinggi terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), karena meningkatnya imbal hasil treasury AS yang mendukung selera untuk mata uang. Imbal hasil treasury 10 tahun mencapai 3,058 persen dan merupakan level tertinggi sejak 2011.

Mengutip Xinhua, Rabu, 16 Mei 2018, indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, meningkat sebanyak 0,64 persen pada 93,183 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1850 dari USD1,1943 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,3510 dari USD1,3568 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7473 dari USD0,7529.

Sedankan USD membeli 110,33 yen Jepang, lebih tinggi dari 109,64 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Kemudian USD naik menjadi 1,0019 franc Swiss dari 1,0000 franc Swiss, dan meningkat menjadi 1,2863 dolar Kanada dari 1,2796 dolar Kanada.

Imbal hasil, sebuah barometer untuk suku bunga KPR dan instrumen keuangan lainnya, baru-baru ini melonjak pada tanda-tanda meningkatnya inflasi, yang memicu spekulasi pasar untuk kenaikan suku bunga yang lebih tinggi hingga akhir tahun ini.

Analis menunjukkan kemungkinan relaksasi ketegangan perdagangan antara Tiongkok dan Amerika Serikat telah membantu untuk meningkatkan imbal hasil treasury AS, mendukung pasar mata uang. Di bidang ekonomi, perkiraan awal penjualan ritel dan layanan makanan AS untuk April adalah USD497,6 miliar, meningkat 0,3 persen dari bulan sebelumnya.

 


(ABD)


Komentar Menperin soal Sariwangi Pailit

Komentar Menperin soal Sariwangi Pailit

10 hours Ago

Bangkutnya PT Sariwangi Agricultural Estates Agency (Sariwangi AEA) dan anak usahanya yaitu PT …

BERITA LAINNYA