Industri Otomotif Tiongkok Terus Melaju

Angga Bratadharma    •    Kamis, 20 Apr 2017 07:10 WIB
ekonomi chinationgkok
Industri Otomotif Tiongkok Terus Melaju
Ilustrasi (REUTERS/Bobby Yip)

Metrotvnews.com, Shanghai: Industri otomotif Tiongkok terus melaju dengan rencana agresif untuk menyulut penjualan mobil, bahkan saat pembuat kebijakan menurunkan subsidi yang ditujukan guna membangun penjualan dari tingkat yang relatif rendah. Industri otomotif Tiongkok diharapkan bisa terus tumbuh lebih maksimal di masa mendatang.

Eksekutif industri akan menggunakan Shanghai Motor Show, yang dibuka untuk umum pada Jumat, guna memamerkan berbagai model hibrida listrik dan model yang menggunakan baterai. Namun dibalik layar, banyak yang khawatir mobil dengan penggunaan baterai akan sama seperti mobil yang menggunakan bensin yang artinya akan mahal.

Sementara penjualan mobil energi hijau meningkat secara dramatis didukung oleh kebijakan pemerintah, membuat Tiongkok menjadi pasar terdepan di dunia di segmen ini. Sedangkan mobil listrik malah menghasilkan sedikit minat dari konsumen. Mereka membuat kurang dari dua persen pasar mobil secara keseluruhan yang terjual 28 juta kendaraan di tahun lalu.



Mengutip Reuters, Kamis 20 April 2017, pemain dominan di pasar kendaraan listrik Tiongkok adalah lokal, termasuk Grup Otomotif Beijing milik negara, dan BYD yang didukung oleh Warren Buffett (1225.HK) (002594.SZ). Sebagian besar mobil relatif murah dengan jangkauan terbatas.

Pemerintah pusat Beijing telah melayangkan proposal untuk meminta produsen otomotif meningkatkan penjualan kendaraan energi baru (NEVs), atau berisiko dikenai sanksi. Namun pada saat yang sama, pemotongan subsidi mobil hijau di seperlima tahun ini, sebuah langkah yang bisa memperdalam kerugian produsen dan membuat konsumen enggan membelinya.

Pembuat kebijakan memutuskan untuk mengurangi subsidi secara bertahap hingga 2020 dan akan membuat produsen mobil melepaskan dukungan dari pemerintah dan menciptakan pasar kendaraan listrik yang mandiri. Pejabat industri dan para ahli memperhitungkan pengetatan peraturan efisiensi bahan bakar sampai 2020.

"Kami tidak menahan apapun, persyaratan apakah mereka bisa berubah atau disesuaikan atau apapun, intinya jelas bahwa elektrifikasi akan memainkan peran yang lebih besar dan lebih besar di Tiongkok dan pasar lainnya juga," kata Ford Motor CEO Co (FN) Mark Fields.

 


(ABD)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

4 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA