Harga Rumah di Tiongkok Meningkat di April 2017

Angga Bratadharma    •    Jumat, 19 May 2017 10:55 WIB
ekonomi chinationgkok
Harga Rumah di Tiongkok Meningkat di April 2017
Ilustrasi (Reuters/Bobby Yip)

Metrotvnews.com, Beijing: Harga rumah di Tiongkok naik sebanyak 0,7 persen pada April 2017 atau hampir tidak lebih cepat dibandingkan dengan kenaikan 0,6 persen di Maret 2017. Kondisi itu mengikuti tren yang lebih ketat yang ditujukan untuk memicu spekulan keluar dari pasar merah yang sedang berlangsung.

Dibandingkan dengan tahun lalu, harga rumah baru di 70 kota besar di Tiongkok naik 10,7 persen pada April, moderat dari 11,3 persen di Maret, menurut perhitungan berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Biro Statistik Nasional (NBS), seperti dikutip dari Reuters, Jumat 19 Mei 2017.

Analis mengatakan kenaikan harga yang dipercepat kemungkinan didukung oleh meningkatnya permintaan di kota-kota kecil di mana pasar properti kurang kaku. Harga di kota-kota Tiongkok yang lebih kecil, atau yang dikenal sebagai kota lapis -3, tumbuh 0,9 persen pada April dibandingkan bulan lalu.

Regulator telah mengintensifkan tindakan keras mereka terhadap spekulator sejak akhir Maret dengan melakukan tindakan lebih keras di setidaknya dua lusin kota untuk menghentikan harga rumah dari lonjakan. Data NBS yang dirilis Senin telah menunjukkan area properti yang dijual di April tumbuh dengan tingkat yang paling lambat sejak Desember 2015.

Harga sebenarnya turun pada April, atau setidaknya kenaikan mereka melambat di 31 kota yang disurvei, dibandingkan dengan 18 kota di Maret, NBS mengatakan dalam sebuah catatan yang menyertai pembebasan data.

Di kota-kota terbesar di Tiongkok, harga untuk unit baru di Beijing tumbuh lebih lambat setiap bulannya. Sementara harga rumah di Shanghai turun 0,1 persen karena langkah-langkah pengetatan pemerintah daerah terus menghilangkan panas dari pasar. Harga Shenzhen tetap tidak berubah di April dibandingkan dengan penurunan 0,3 persen di Maret.

Harga Beijing, Shanghai, dan Shenzhen masing-masing naik 16 persen, 13,2 persen, dan 6,6 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Namun, harga di kota metropolitan Tiongkok tetap pada tingkat yang tinggi.

 


(ABD)