Keputusan The Fed Buat USD Kokoh

Angga Bratadharma    •    Jumat, 09 Nov 2018 09:47 WIB
dolar as
Keputusan The Fed Buat USD Kokoh
Ilustrasi (AFP PHOTO/YASIN AKGUL)

New York: Dolar Amerika Serikat (USD) kembali melesat terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). USD mampu menguat karena Federal Reserve AS memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan setelah pertemuan kebijakan dua hari.

Mengutip Xinhua, Jumat, 9 November 2018, pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1356 dibandingkan dengan USD1,1454 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,3049 dibandingkan dengan USD1,3146 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7249 dari USD0,7285.

Sedangkan USD membeli 113,98 yen Jepang atau lebih tinggi dibandingkan dengan 113,34 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Kemudian USD mencapai 1,0068 franc Swiss dibandingkan dengan 1.0003 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3182 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3099 dolar Kanada.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average meningkat sebanyak 10,92 poin atau 0,04 persen menjadi 26.191,22. Sedangkan S&P 500 turun sebanyak 7,06 poin atau 0,25 persen menjadi 2.806,83. Indeks Nasdaq Composite turun 39,87 poin atau 0,53 persen menjadi 7.530,88.

Bank sentral memutuskan untuk tidak mengubah tingkat suku bunga acuan setelah pertemuan dua hari berakhir pada Kamis waktu setempat. The Fed dalam sebuah pernyataan mengungkapkan bahwa pertumbuhan investasi tetap bisnis telah memoderasi dari kecepatannya yang cepat pada awal tahun, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.

The Fed telah menaikkan suku bunga acuan sebanyak tiga kali di tahun ini dan sebagian besar pasar mengharapkan kenaikan lain sebelum akhir tahun. Kekhawatiran tentang laju kenaikan suku bunga menyebabkan volatilitas pasar pada bulan lalu. Indeks saham utama telah membukukan kenaikan tajam setelah pemilihan paruh sela AS.

Investor menjadi bullish setelah hasil pemilu karena mereka percaya bahwa kemacetan di Washington akan membantu pergerakan pasar. Mereka mengharapkan kebijakan pro-bisnis Presiden AS Donald Trump tetap dilanjutkan. Di sisi lain, Kongres perlu memberikan pemeriksaan kekuasaan yang lebih besar lantaran Demokrat mengambil kendali DPR.


(ABD)


Merpati dalam Cangkang

Merpati dalam Cangkang

21 hours Ago

NASIB maskapai penerbangan PT Merpati Nusantara Airlines (persero) bak burung dalam sangkar.

BERITA LAINNYA