USD Melemah Tertekan Data Manufaktur

   •    Selasa, 16 May 2017 08:30 WIB
dolar as
USD Melemah Tertekan Data Manufaktur
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Metrotvnews.com, New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) mengalami pelemahan terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada Senin waktu setempat (Selasa WIB), karena data manufaktur dari negara tersebut berada di bawah ekspektasi.

Federal Reserve Bank of New York melaporkan pada Senin 15 Mei 2017 bahwa aktivitas bisnis di Negara Bagian New York datar, menurut perusahaan-perusahaan yang menanggapi Survei Manufaktur Negara Bagian New York (Empire State Manufacturing Survey) pada Mei 2017.

Mengutip Antara, Selasa 16 Mei 2017, indeks kondisi bisnis umum turun enam poin menjadi -1,0, jauh di bawah konsensus pasar 8,0. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,30 persen menjadi 98,955 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro mengalami kenaikan menjadi sebesar USD1,0976 dari posisi sebesar USD1,0920, dan poundsterling Inggris naik ke USD1,2894 dari USD1,2879 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia meningkat menjadi USD0,7416 dari USD0,7391.

Dolar AS dibeli 113,70 yen Jepang, lebih tinggi dari 113,43 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9964 franc Swiss dari 1,0021 franc Swiss dan turun tipis menjadi 1,3646 dolar Kanada dari 1,3713 dolar Kanada.

 


(ABD)

Pemerintah Masih Godok Pembentukan <i>Holding</i> BUMN Jasa Keuangan

Pemerintah Masih Godok Pembentukan Holding BUMN Jasa Keuangan

3 hours Ago

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih menggodok pembentukan holding BUMN di sektor …

BERITA LAINNYA