Reformasi Fundamental Ekonomi Harus Konsisten

   •    Kamis, 12 Oct 2017 09:34 WIB
imf
Reformasi Fundamental Ekonomi Harus Konsisten
Kepala ekonom Dana Moneter Internasional (IMF) Maurice Obstfeld. (FOTO: AFP)

Metrotvnews.com, Washington: Kepala ekonom Dana Moneter Internasional (IMF) Maurice Obstfeld mengatakan perbaikan ekonomi global yang sedang terjadi harus didukung sejumlah kebijakan agar pemulihan tidak hanya berdampak jangka pendek.

"Pemulihan yang sedang terjadi ini memberikan tantangan bagi pemangku kebijakan untuk bertindak," kata Obstfeld dalam menyampaikan publikasi World Economic Outlook (WEO) terbaru seperti dilaporkan wartawan Media Indonesia Windy Diah Indriantari dari Washington DC, Amerika Serikat, Selasa 10 Oktober pagi waktu setempat.

Obstfeld mengatakan kebijakan yang harus dilakukan ialah dengan secara konsisten melaksanakan reformasi struktural ketika fundamental ekonomi dalam keadaan stabil.

"Negara-negara yang memiliki tingkat ekonomi baik, harus memulai konsolidasi fiskal secara bertahap untuk mengurangi tingkat utang dan menyediakan bantalan sebagai antisipasi terhadap krisis," ujarnya.

Saat ditemui VOA sesuai menyampaikan laporan itu, Obstfeld mengatakan, Indonesia telah melakukan reformasi ekonomi yang mengesankan, meskipun banyak hal yang masih harus dilakukan terutama dalam hal memperluas jaring pengaman sosial, meningkatkan pendapatan pemerintah, dan menyesuaikan dengan turunnya harga komoditas dunia.

"Kini saatnya membuat keputusan yang sulit. Jangan menunggu hingga datang krisis baru," ungkap Maurice.

Ketika dimintai tanggapannya terkait laporan IMF ini, ekonom Institute for Development of Economics & Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan reformasi kebijakan memang tengah berjalan, salah satunya penegakan aturan pajak.

Namun, Bhima mengingatkan kebijakan pajak yang terlalu agresif bisa membuat masyarakat kurang nyaman berbelanja dan pelaku usaha takut berekspansi. Begitu juga reformasi percepatan izin, belum ada harmonisasi regulasi pusat-daerah. "Jadi reformasi harus utuh di seluruh lini birokrasi," pungkasnya. (Media Indonesia)

 


(AHL)