PM Inggris Upayakan Kerja Sama dengan Polandia Tetap Baik

Angga Bratadharma    •    Selasa, 29 Nov 2016 07:51 WIB
inggrisbrexit
PM Inggris Upayakan Kerja Sama dengan Polandia Tetap Baik
Perdana Menteri Inggris Theresa May (REUTERS/Stefan Wermuth)

Metrotvnews.com, London: Perdana Menteri Inggris Theresa May akan menjadi tuan rumah dalam sebuah pertemuan dengan Polandia. Situasi dan kondisi semacam ini terjadi di saat Inggris tetap memutuskan untuk keluar dari keanggotaan Uni Eropa atau Brexit.

KTT Inggris-Polandia akan dilakukan dan muncul beberapa argumen atas strategi terbaik untuk meninggalkan blok tersebut. Mantan Menteri Kehakiman Michael Gove menuduh Gubernur Bank of England Mark Carney mencoba untuk mengulur proses tersebut untuk menyangga laju bisnis.

"Saya bertekad Brexit tidak akan melemahkan hubungan kita dengan Polandia, melainkan akan berfungsi sebagai katalis untuk memperkuat itu. Ini menandai sebuah awal dari sebuah bab baru dalam hubungan kami dan kami akan bekerja lebih erat," kata May, menjelang pertemuannya, seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (29/11/2016).

Baca: Inggris Terus Berharap Punya Hubungan Kuat dengan Uni Eropa

May -yang telah menetapkan dirinya menjadi salah satu pembicara dengan semua 27 pemimpin di Uni Eropa sebelum bertemu Dewan Eropa pada 15 Desember- akan menekankan aspek bilateral saat ia mempersiapkan diri untuk bernegosiasi yang akan dimulai pada Maret di tahun depan.


Perdana Menteri Inggris Theresa May (REUTERS/Damir Sagolj)

Sedangkan para pemimpin Eropa telah secara jelas menegaskan bahwa mereka tidak bersedia untuk berkompromi atas keberangkatan Inggris dari Uni Eropa. Namun demikian, Inggris tetap pada pendiriannya untuk keluar dari Uni Eropa sehingga bukan tidak mungkin keputusan itu memberikan efek tersendiri salah satunya dari sisi perdagangan.

Baca: PM Inggris Siap Ungkap Strategi Industri Baru

Sebelumnya, Menteri Keuangan Inggris Philip Hammond menegaskan bahwa Inggris telah memangkas proyeksi resmi pertumbuhan ekonomi untuk dua tahun ke depan. Penyampaian itu dilakukan saat pernyataan anggaran pertama Inggris sejak warganya memilih untuk meninggalkan Uni Eropa.

Baca: Inggris Pangkas Pertumbuhan Ekonomi Usai Putuskan Brexit

Keuangan publik telah memberikan Hammond ruang kecil untuk meningkatkan belanja publik atau melakukan pemotongan pajak yang cukup besar. Sejauh ini, pemerintah terus berupaya agar laju perekonomian tidak bergerak lemah dan terus memacu ekonomi tumbuh lebih maksimal di masa mendatang.

 


(ABD)