Swasta Berkontribusi Besar bagi Perdagangan Luar Negeri Tiongkok

   •    Sabtu, 19 Jan 2019 12:01 WIB
ekonomi chinationgkok
Swasta Berkontribusi Besar bagi Perdagangan Luar Negeri Tiongkok
Ilustrasi (AFP PHOTO/GREG BAKER)

Guangzhou: Volume impor dan ekspor Tiongkok pada 2018 naik 9,7 persen secara tahun ke tahun (yoy) atau menjadi lebih dari 30 triliun yuan (USD4,4 triliun). Pencapaian itu merupakan rekor tertinggi di tengah keadaan yang kompleks terutama berkat penguatan ekonomi Tiongkok dan kuatnya sektor swasta.

"Perusahaan swasta menyumbang lebih dari setengah pertumbuhan perdagangan luar negeri Tiongkok pada 2018, titik terang perkembangan perdagangan luar negeri Tiongkok," kata Juru Bicara Administrasi Umum Kepabeanan Tiongkok Li Kuiwen, seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu, 19 Januari 2019.

Ini menunjukkan kehadiran sektor swasta yang lebih kuat dalam mendorong perdagangan luar negeri Tiongkok. Sementara itu, Kepala Departemen Impor dan Ekspor Kingfa Technology Co Ltd Song Ziqiang mengatakan, pihaknya telah mencapai pertumbuhan lebih dari 10 persen dalam impor dan ekspor pada 2018.

"Secara khusus, ekspor plastik biodegradable kami, bahan baru bernilai tambah tinggi, naik 117 persen yoy. Terhitung sekitar sepertiga dari produk tersebut di pasar Eropa," kata Song.

Sebagai perusahaan bahan baru swasta di Provinsi Guangdong selatan, Kingfa menggunakan lebih dari empat persen pendapatan penjualan tahunan perusahaan untuk penelitian dan pengembangan bahan baru berkinerja tinggi seperti plastik khusus dan serat karbon.

"Dengan inovasi teknologi tinggi dan dukungan pemerintah untuk perusahaan swasta dan ekonomi riil, kami yakin untuk mewujudkan pengembangan berkualitas tinggi tahun ini," kata Song.

Data resmi menunjukkan bahwa total impor dan ekspor ritel Tiongkok melalui platform manajemen e-commerce lintas batas meningkat sebesar 50 persen pada 2018. Pemotongan tarif telah menarik lebih banyak komoditas berkualitas di luar negeri ke Tiongkok dan barang-barang konsumen untuk penggunaan sehari-hari telah menjadi salah satu prioritas impor.

"Pasar barang-barang konsumsi impor yang diperluas membawa peluang baru untuk platform e-commerce. Pembelian asing kami diperkirakan melebihi 10 miliar yuan di masa mendatang," kata Wakil Presiden Vipshop Holdings Ltd Huang Hongying.


(ABD)