Black Friday, Wall Street Sentuh Rekor Tertinggi

Ade Hapsari Lestarini    •    Sabtu, 26 Nov 2016 09:52 WIB
wall street
Black Friday, Wall Street Sentuh Rekor Tertinggi
Ilustrasi. (FOTO: AFP)

Metrotvnews.com, New York: Indeks saham utama di Wall Street mencetak rekor tertinggi berkat keuntungan saham konsumen dan teknologi.

Selain itu, momentum Black Friday, hari berbelanja sedunia yang selalu 'dirayakan' sehari setiap tahunnya setelah liburan Thanksgiving pada Kamis ini menjadi salah satu faktor menguatnya indeks saham tersebut.

Reuters melansir, Sabtu, 26 November, indeks Dow Jones industrial average ditutup naik 68,96 poin atau 0,36 persen menjadi 19.152,14. Indeks S & P 500 menguat 8,63 poin atau 0,39 persen ke 2.213,35, serta Nasdaq Composite ditutup naik 18,24 poin atau 0,34 persen ke 5.398,92.

Baca: Black Friday, Hari 'Diskon' Sedunia Dimulai!

Selain itu, indeks ekuitas dunia, semua-negara, MSCI juga berakhir naik 1,86 poin atau 0,45 persen menjadi 414,99. Sedangkan indeks Eropa luas FTSEurofirst 300 ditutup naik 0,29 persen ke level 1.351,66.

Ketiga indeks utama Dow, S & P 500, dan Nasdaq, serta Russell 2000, mencapai rekor penutupan intraday tertinggi intraday dalam perdagangan kemarin, Untuk minggu ini, Dow dan Nasdaq naik 1,5 persen, sedangkan S & P 500 naik 1,4 persen.

Indeks konsumen meraih keuntungan 0,8 persen mendorong saham pada Black Friday, yang secara tradisional merupakan kicks off musim belanja liburan AS.




Di sisi lain, indeks dolar DXY, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, terakhir turun 0,3 persen ke 101,430 karena investor mengambil keuntungan dari mundurnya yield obligasi AS.

Selain itu, harga minyak mentah AS dan patokan Brent juga meraih keuntungan. Minyak mentah Brent LCOc1 menetap USD1,76 atau 3,59 persen ke USD47,24 per barel dan minyak mentah CLc1 AS turun USD1,90 atau 3,96 persen menjadi USD46,06 per barel.


(AHL)