Wall Street Terangkat Komentar Janet Yellen

Ade Hapsari Lestarini    •    Sabtu, 15 Oct 2016 08:43 WIB
wall street
Wall Street Terangkat Komentar Janet Yellen
Ilustrasi. (FOTO: Reuters)

Metrotvnews.com, New York: Saham-saham di pasar Amerika Serikat (AS) bergerak naik dalam penutupan perdagangan Jumat waktu setempat. Penguatan tersebut didukung oleh komentar Ketua Federal Reserve Janet Yellen mengenai perekonomian yang membuat investor terkesima.

Saham di sektor keuangan menguat, memberikan dorongan terbesar untuk indeks S & P 500 setelah hasil kuartalan bank lebih kuat dari yang diperkirakan. Demikian seperti dilansir dari Reuters, Sabtu, 15 Oktober.

Yellen, dalam pidatonya saat konferensi pertemuan para pembuat kebijakan dan akademisi, memberi perhatian mendalam kepada potensi ekonomi AS yang tergelincir sehingga perlu langkah-langkah agresif untuk membangunnya kembali.

Yellen tidak membahas suku bunga atau kekhawatiran kebijakan. Sebanyak 67 pedagang telah melihat adanya kemungkinan kenaikan suku bunga pada Desember.

Otomatis hal ini mendukung kenaikan di bursa Wall Street, di mana indeks Dow Jones industrial average ditutup naik 39,44 poin atau 0,22 persen menjadi 18.138,38.

Kemudian indeks S & P 500 naik 0,43 poin atau 0,02 persen ke level 2.132,98, serta indeks Nasdaq Composite bertambah 0,83 poin atau 0,02 persen ke 5.214,16. Adapun pada minggu ini, Dow Jones turun 0,6 persen, S & P 500 turun satu persen, dan Nasdaq jatuh 1,5 persen.

Sekitar 6,0 miliar lembar saham berpindah tangan di bursa AS, di bawah rata-rata harian selama 20 hari perdagangan terakhir sebanyak 6,6 miliar lembar, demikian menurut data Thomson Reuters.

Selain itu, indeks keuangan S & P 500 naik 0,5 persen. Saham JPMorgan Chase dan Citigroup mengalahkan perkiraan laba kuartal ketiga. Sementara saham Wells Fargo & Co hampir mengalahkan ekspektasi karena adanya skandal penjualan terhadap bank ini.

Saham JPMorgan berakhir turun 0,3 persen, sementara Citigroup berakhir naik 0,3 persen, dan Wells Fargo turun 0,1 persen. Wells Fargo telah berada di bawah tekanan setelah staf perusahaan di kantor cabang itu telah membuka data dua juga rekening tanpa sepengetahuan nasabah.

Saham Twitter turun 5,1 persen menjadi USD16,88 setelah chief executive Salesforce.com mengenyampingkan penawaran untuk Twitter. Saham Salesforce.com melonjak 5,2 persen menjadi USD74,27.


(AHL)