Tidak Ada Pembicaraan Perdagangan Sebelum RUU Brexit Diselesaikan

Angga Bratadharma    •    Kamis, 25 May 2017 13:06 WIB
brexitekonomi inggris
Tidak Ada Pembicaraan Perdagangan Sebelum RUU Brexit Diselesaikan
Kepala Negosiator Uni Eropa untuk Brexit Michel Barnier (REUTERS/Eric Vidal)

Metrotvnews.com, Brussels: Pemerintah Uni Eropa (UE) menyetujui sebuah rencana perundingan Brexit yang umum dan memperbarui desakan bahwa mereka tidak akan membuka pembicaraan mengenai kesepakatan perdagangan setelah Brexit. Hal itu akan dilakukan sampai London setuju untuk menyelesaikan apa yang dimilikinya terhadap Uni Eropa.

Para menteri dari 27 negara anggota UE lainnya bertemu di Brussels untuk menandatangani strategi dan mandat bersama eksekutif UE, dalam sebuah bentuk oleh juru bicara utama Brexit Michel Barnier, untuk memulai pembicaraan atas nama mereka setelah pemilihan 8 Juni Inggris. Strategi dan mandat diadopsi dengan suara bulat, kata beberapa pejabat.

Barnier berharap bisa duduk bersama dengan para pejabat Inggris untuk pertama kalinya dalam seminggu mulai Senin 19 Juni dan untuk melapor kepada para pemimpin Uni Eropa terkait perundingan dalam sebuah pertemuan puncak di 22-23 Juni, tepat setahun sejak Inggris mengejutkan dan memilih untuk pergi dalam sebuah referendum pada 23 Juni 2016.

Beberapa menteri menekankan prioritas mereka adalah memberikan kejelasan hukum bagi warga negara Uni Eropa di Inggris sebelum mereka tinggal di luar Uni Eropa pada Maret 2019 dan menyetujui bagaimana menghitung berapa utang London atas Brussels sebelum keberangkatan.

Para pemimpin Uni Eropa sepakat bulan lalu mengenai struktur perundingan bertahap, di mana perjanjian perdagangan bebas yang ingin diberikan oleh Perdana Menteri Inggris Theresa May kepada UE hanya akan dibahas setelah tahap pertama perundingan membuat kemajuan signifikan pada isu-isu seperti isu-isu warga negara, hak dan anggaran.

"Jelas bahwa dalam masalah ini, mengenai masalah keuangan, jika kita terjebak maka kita tidak akan sampai ke fase kedua. Apa yang akan terjadi kemudian antara Uni Eropa dan Inggris Raya," kata Menteri Luar Negeri Luksemburg Jean Asselborn, seperti dikutip dari Reuters, Kamis 25 Mei 2017.

Rekan Inggris Barnier, Sekretaris Brexit David Davis mengatakan kepada sebuah surat kabar akhir pekan, bahwa ancamannya untuk berjalan keluar tanpa kesepakatan dengan UE sangat serius. Barnier mengatakan 'bukan pilihan saya' dan dia tidak ingin memikirkan hasil seperti itu, yang menurut pejabat Uni Eropa akan menciptakan limbo legal yang kacau.

May dan pemerintah konservatifnya menegaskan mereka akan memenuhi kewajiban mereka. Namun menantang gagasan bahwa Inggris mungkin harus membayar puluhan miliar euro ke UE untuk menutupi bagiannya dari komitmen keuangan yang ada. Inggris ingin meluncurkan pembicaraan tentang hubungan perdagangan masa depan sesegera mungkin.

 


(ABD)

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

1 day Ago

Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya pada Rabu wa…

BERITA LAINNYA