USD Melemah terhadap Mata Uang Utama Lainnya

Angga Bratadharma    •    Rabu, 27 Dec 2017 09:02 WIB
dolar as
USD Melemah terhadap Mata Uang Utama Lainnya
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

New York: Pergerakan dolar Amerika Serikat (USD) jatuh terhadap mata uang utama lainnya pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Kondisi itu terjadi karena investor masih memilah-milah mengenai dampak dari reformasi pajak Amerika Serikat (AS) yang baru ditandatangani oleh Presiden AS Donald Trump.

Mengutip Xinhua, Rabu, 27 Desember 2017, Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Jumat menandatangani sebuah undang-undang pemotongan pajak sebesar USD1,5 triliun menjadi undang-undang, dan juga tagihan pengeluaran untuk mempertahankan pemerintah federal berjalan sampai 19 Januari 2018.

Tagihan pajak, penulisan ulang undang-undang perpajakan AS sejak 1986, akan memotong tingkat pajak penghasilan badan menjadi 21 persen dari tingkat pendapatan individual dan 35 persen saat ini. Di sisi ekonomi, harga rumah AS terus meningkat di seluruh negeri pada Oktober, menunjukkan bahwa sektor perumahan terus mengalami pertumbuhan yang stabil.

Menurut sebuah laporan baru yang dirilis oleh S&P Dow Jones Indices Selasa, Indeks Harga NSA Nasional S&P CoreLogic Case-Shiller AS melaporkan kenaikan 6,2 persen per tahun di Oktober, naik dari 6,1 persen di bulan sebelumnya.

Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi USD1,1864 dari USD1,1851 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris meningkat menjadi USD1,3379 dari USD1,3372 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7728 dari USD0,7718.

USD membeli 113,16 yen Jepang, lebih rendah dari 113,31 yen pada sesi sebelumnya. USD kehilangan 0,9893 franc Swiss dari 0,9901 franc Swiss, dan turun menjadi 1,2697 dolar Kanada dari 1.2732 dolar Kanada.


(ABD)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

13 hours Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA