USD Terus Melemah Usai Investor Memperdalam Berita dari The Fed

Angga Bratadharma    •    Kamis, 12 Oct 2017 08:30 WIB
dolar as
USD Terus Melemah Usai Investor Memperdalam Berita dari The Fed
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Metrotvnews.com, New York: Pergerakan dolar Amerika Serikat (USD) terus mengalami penurunan terhadap sebagian besar mata uang utama pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB), karena investor mencerna berita yang baru dirilis dari Federal Reserve AS.

"Banyak peserta terus percaya bahwa tekanan siklis yang terkait dengan pasar tenaga kerja yang mengencangkan atau ekonomi yang beroperasi di atas potensinya cenderung menunjukkan inflasi yang lebih tinggi dalam jangka menengah," menurut risalah, seperti dikutip dari Xinhua, Kamis 12 Oktober 2017.

Selain itu, banyak pejabat the Fed menilai bahwa setidaknya sebagian dari pelemahan inflasi tahun ini adalah hasil dari faktor istimewa atau satu kali, dan, akibatnya, dampaknya cenderung memudar dari waktu ke waktu.

Namun, perkembangan lainnya, seperti dampak perubahan sebelumnya terhadap program perawatan kesehatan pemerintah yang telah menahan biaya perawatan kesehatan, mungkin terus melakukannya untuk beberapa lama.

Analis mengatakan, risikonya menunjukkan bahwa para pembuat kebijakan terbuka terhadap kenaikan suku bunga Desember meski ada kekhawatiran tentang tingkat inflasi yang rendah. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,30 persen pada 93,008 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi USD1,1856 dari USD1,1807 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris meningkat menjadi USD1,3218 dari USD1,3204 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia meningkat menjadi USD0,7785 dari USD0,7783.

USD membeli 112,35 yen Jepang, lebih tinggi dari 112,31 yen pada sesi sebelumnya. Sedangkan USD turun menjadi 0,9728 franc Swiss dari 0,9751 franc Swiss, dan turun menjadi 1,2492 dolar Kanada dari 1,2510 dolar Kanada.


(ABD)