Harga Emas Dunia Turun Tertekan Penguatan USD

   •    Rabu, 06 Dec 2017 08:15 WIB
harga emas
Harga Emas Dunia Turun Tertekan Penguatan USD
Ilustrasi (AFP/DEUTCHE BUNDESBANK)

Chicago: Kontrak emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange berakhir turun ke level terendah empat bulan pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB), karena indeks dolar Amerika Serikat (USD) terus menguat.

Mengutip Antara, Rabu, 6 Desember 2017, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari, turun USD12,80 atau 1,00 persen, menjadi ditutup pada USD1.264,90 per ounce. Ini merupakan penurunan harga logam mulia kedua berturut-turut, setelah Senat AS menyetujui sebuah proposal reformasi pajak selama akhir pekan lalu.

Indeks dolar AS, sebuah ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, naik 0,34 persen menjadi 93,40 pada pukul 19.16 GMT. Dolar mencatat kenaikan terhadap pound Inggris dan euro, karena ketidakpastian yang sedang berlangsung seputar kesepakatan Brexit, terutama masalah perbatasan Irlandia.

Saham-saham teknologi AS yang melonjak pada sesi pagi, juga diuntungkan dari optimisme seputar rencana reformasi pajak. Indeks Komposit Nasdaq naik 31,50 poin, atau 0,46 persen menjadi 6.806,87 poin pada pukul 18.30 GMT.

Ketika dolar AS menguat dan saham-saham mencatat keuntungan, harga emas biasanya turun, karena dolar AS yang lebih kuat membuat emas kurang menarik bagi investor asing yang menggunakan mata uang lainnya,  sementara kenaikan ekuitas menarik para investor ke pasar saham.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 30,5 sen atau 1,86 persen, menjadi ditutup pada USD16,068 per ounce. Platinum untuk penyerahan Januari berikutnya, turun USD8,5 atau 0,92 persen, menjadi menetap di USD917,50 per ounce.


(ABD)