Wall Street Bervariasi di Tengah Laporan Ketenagakerjaan Februari

   •    Selasa, 13 Mar 2018 07:05 WIB
wall street
Wall Street Bervariasi di Tengah Laporan Ketenagakerjaan Februari
Ilustrasi (AFP PHOTO/Bryan R. Smith)

New York: Saham-saham Amerika Serikat (AS) ditutup bervariasi pada Senin waktu setempat (Selasa WIB). Hal itu terjadi karena Wall Street terus mencerna laporan ketenagakerjaan AS untuk Februari.

Mengutip Antara, Selasa, 13 Maret 2018, indeks Dow Jones Industrial Average mengalami penurunan sebesar 157,13 poin atau 0,62 persen menjadi 25.178,61 poin. Indeks S&P 500 berkurang 3,55 poin atau 0,13 persen menjadi ditutup pada 2.783,02 poin. Indeks Komposit Nasdaq naik 27,51 poin atau 0,36 persen menjadi 7.588,32 poin.

Dengan tidak adanya data ekonomi utama yang keluar pada Senin 12 Maret, para investor terus menyaring laporan pekerjaan non-pertanian. Total pekerjaan non-pertanian AS meningkat 313 ribu pekerjaan pada Februari dan tingkat pengangguran tidak berubah sebesar 4,1 persen, kata Departemen Tenaga Kerja AS.

Pada Februari, rata-rata penghasilan per jam untuk semua karyawan non pertanian swasta naik empat sen menjadi USD26,75. Sepanjang tahun, rata-rata penghasilan per jam meningkat 68 sen atau 2,6 persen, lebih rendah dari ekspektasi pasar.



Para analis mengatakan dengan kenaikan lapangan kerja yang kuat dan pertumbuhan gaji yang lemah, membuat laporan tersebut tidak bisa lebih positif untuk pasar, menunjukkan bank sentral AS mungkin tidak akan menaikkan suku bunga lebih dari tiga kali pada 2018.

Federal Reserve AS dijadwalkan bertemu minggu depan, dengan sebagian besar pelaku pasar memperkirakan bank sentral akan menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya tahun ini. Sementara itu, rencana tarif Presiden Amerika Serikat Donald Trump masih dalam fokus.

Trump secara resmi menandatangani pengumuman publik pada Kamis 8 Maret untuk menerapkan tarif 25 persen pada impor baja dan 10 persen untuk impor aluminium, di tengah meningkatnya perbedaan pendapat dari kelompok bisnis dan mitra dagang di seluruh dunia.

 


(ABD)