Harga Minyak Dunia Tertekan Usai Stok AS Naik

Angga Bratadharma    •    Jumat, 06 Jul 2018 08:03 WIB
minyak mentah
Harga Minyak Dunia Tertekan Usai Stok AS Naik
Ilustrasi (FOTO: AFP)

New York: Harga minyak dunia berakhir turun atau harus tertekan pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB) karena data resmi menunjukkan persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS) naik tak terduga pekan lalu. Namun, negara anggota OPEC terus mendorong agar harga minyak dunia bisa terus menguat.

Mengutip Xinhua, Jumat, 6 Juli 2018, West Texas Intermediate untuk pengiriman Agustus turun USD1,20 menjadi menetap di USD72,94 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman September turun USD0,85 menjadi ditutup pada USD77,39 per barel di London ICE Futures Exchange.

Persediaan minyak mentah AS naik sebanyak 1,2 juta barel dalam pekan yang berakhir 29 Juni, demikian disampaikan Administrasi Informasi Energi. Adapun perolehan tersebut jauh lebih tinggi dari ekspektasi analis untuk penurunan sebanyak 3,5 juta barel.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik 162,16 poin atau 0,67 persen menjadi 24.336,98. Sedangkan S&P 500 meningkat 15,29 poin atau 0,56 persen menjadi 2.728,51. Indeks Nasdaq Composite melonjak 51,40 poin atau 0,69 persen menjadi 7.554,07.



Pergerakan mengikuti sesi sebelumnya yang lebih rendah karena saham teknologi turun tajam dan membebani pasar. Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) diharapkan untuk mempublikasikan risalah dari pertemuan bank sentral terbaru. Investor akan melihat melalui risalah dan mencari petunjuk tentang langkah kebijakan moneter masa depan.

Pada pertemuan Juni, the Fed menaikkan suku bunga jangka pendek sebesar seperempat poin persentase. Investor juga memperhatikan beberapa data kunci. Hal itu dilakukan lantaran investor terus membidik keuntungan maksimal dari investasi di pasar saham AS.

Dalam pekan yang berakhir 30 Juni, angka awal untuk klaim awal yang disesuaikan secara musiman adalah 231 ribu atau meningkat sebanyak 3.000 dari tingkat revisi pekan sebelumnya sebesar 228 ribu, lapor Departemen Tenaga Kerja AS.

 


(ABD)


Perang Dagang AS-Tiongkok Tidak Pengaruhi Ekspor Indonesia

Perang Dagang AS-Tiongkok Tidak Pengaruhi Ekspor Indonesia

1 hour Ago

Perang dagang yang kini tengah berkecamuk antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok secara langs…

BERITA LAINNYA