Trump Diminta Tidak Membekukan Aturan Efisiensi Bahan Bakar

Angga Bratadharma    •    Sabtu, 12 May 2018 17:03 WIB
ekonomi amerika
Trump Diminta Tidak Membekukan Aturan Efisiensi Bahan Bakar
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Olivier Douliery/AFP)

New York: Rancangan dari rencana Pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk membekukan aturan tentang efisiensi bahan bakar kemungkinan dipenuhi oleh penolakan dari produsen otomotif terbesar. Tidak ditampik, banyak kebijakan Presiden AS Donald Trump yang menuai pro dan kontra terhadap pertumbuhan industri.

Para eksekutif dari pabrikan Ford, General Motors, dan Fiat Chrysler, bersama dengan pemimpin AS Daimler dan Volkswagen, akan menghadiri pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih. Adapun administrasi Trump menghadapi tuntutan hukum dari California dan beberapa negara lainnya setelah mengusulkan pembekuan aturan efisiensi bahan bakar.

Mengutip CNBC, Sabtu, 12 Mei 2018, pembekuan direncanakan dalam rentang waktu 2020 hingga 2026. Para aktivis lingkungan dan Demokrat menginginkan Badan Perlindungan Lingkungan atau Environmental Protection Agency (EPA) untuk tetap terus menerus meningkatkan standar yang telah dimasukkan saat Pemerintahan Obama.

Perusahaan otomotif AS telah mempertanyakan kelayakan mencapai standar efisiensi yang direncanakan untuk 2025, namun mereka tidak mendukung pembekuan secara lengkap. Para eksekutif siap melakukan pembahasan dan mencari titik tengah yang sama-sama memberikan keuntungan di masa mendatang.



Kepala Riset Otomotif Global Evercore ISI Group Arndt Ellinghorst mengungkapkan bos otomotif akan memberi tahu kepada Trump bahwa percepatan ke standar 2020 akan berarti pemborosan besar dari sisi investasi. Tentu hal semacam ini bisa memberikan tekanan terhadap laju bisnis.

"Mereka menghabiskan banyak uang untuk kendaraan listrik. Ini adalah sesuatu yang diinginkan konsumen. Jika Anda sekarang menempatkan target di tempat itu, katakan lah, bunuh kendaraan listrik dari perspektif regulasi. Saya pikir itu membuat industri AS kurang kompetitif pada skala global," tukasnya.

Ellinghorst menambahkan industri otomotif telah menghabiskan lebih banyak daripada yang lain untuk penelitian dan desain serta mencari kerangka peraturan yang dapat diandalkan dan konsisten. "Tidak ada yang lebih buruk daripada inkonsistensi dan perubahan target karena perusahaan melakukan modal besar untuk jangka waktu yang sangat lama," pungkasnya.

 


(ABD)