Harga Emas Melesat Ditopang Pelemahan USD

   •    Sabtu, 04 Aug 2018 07:31 WIB
harga emasemasekonomi dunia
Harga Emas Melesat Ditopang Pelemahan USD
Ilustrasi (Spencer Platt/AFP)

Chicago: Harga emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange naik moderat pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB). Hal itu terjadi karena dolar Amerika Serikat (USD) turun setelah data pekerjaan lebih lemah dari perkiraan.

Mengutip Antara, Sabtu, 4 Agustus 2018, kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember, naik sebanyak USD3,10 atau 0,25 persen menjadi ditutup pada USD1.223,20 per ons. Emas dan USD biasanya bergerak berlawanan arah.

Ketika USD mundur maka emas berjangka akan naik karena emas yang dihargakan dalam USD menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya. Namun demikian, emas berjangka mengalami kerugian mingguan keempat berturut-turut.

Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa total penggajian pekerja nonpertanian naik sebesar 157.000 pada Juli, dan tingkat pengangguran turun tipis menjadi 3,9 persen. Laporan itu menunjukkan ekonomi AS menambahkan lebih sedikit lapangan pekerjaan pada Juli dari apa yang diharapkan para ekonom, sekitar 190.000 pekerjaan baru.

Data pekerjaan mengirim indeks USD, pengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang asing utama lainnya, turun 0,12 persen menjadi 94,875 pada pukul 16.36 GMT. Sejumlah peristiwa ekonomi biasanya memberikan efek terhadap pergerakan USD.



Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 7,7 sen AS atau 0,5 persen menjadi ditutup pada USD15,462 per ons. Platinum untuk penyerahan Oktober naik sebanyak USD8,70 atau 1,05 persen menjadi menetap di USD836,90 per ons.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik 136,42 poin atau 0,54 persen menjadi 25.462,58. Sedangkan S&P 500 naik sebanyak 13,13 poin atau 0,46 persen menjadi 2,840.35. Indeks Nasdaq Composite naik 9,33 poin atau 0,12 persen menjadi 7.812,01.

IBM termasuk yang terbaik kinerjanya dengan sahamnya naik 3,32 persen. Saham Apple ditutup 0,29 persen lebih tinggi. Saham Apple telah melonjak sejak melaporkan laba kuartalan yang lebih baik dari perkiraan setelah bel. Adapun iPhone menjadi perusahaan AS pertama yang nilai kapitalisasinya mencapai USD1 triliun.

 


(ABD)


Perpres DNI Rampung Pekan Depan

Perpres DNI Rampung Pekan Depan

1 week Ago

Pemerintah mempercepat penyelesaian rancangan per-aturan presiden (Perpres) mengenai Daftar Neg…

BERITA LAINNYA