Gerak Dolar AS Bervariasi Menunggu Pertemuan AS-Korut

Ade Hapsari Lestarini    •    Selasa, 12 Jun 2018 07:44 WIB
dolar asAmerika Serikat-Korea Utara
Gerak Dolar AS Bervariasi Menunggu Pertemuan AS-Korut
Ilustrasi. (Foto: Antara/Sigid Kurniawan).

New York: Indeks dolar AS diperdagangkan bervariasi terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin waktu setempat. Investor pun menunggu pertemuan yang sangat dinanti-nantikan antara pemimpin puncak Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK) Kim Jong Un dan Presiden AS Donald Trump di Singapura.

Melansir Xinhua, Selasa, 12 Juni 2018, indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, meningkat 0,05 persen menjadi 93,582 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan di New York, euro naik menjadi 1,1787 dolar dari 1,1768 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,3380 dolar dari 1,3416 dolar AS di sesi sebelumnya. Sementara dolar Australia meningkat menjadi 0,7606 dolar dari 0,7600 dolar.

Dolar AS membeli 110,03 yen Jepang, lebih tinggi dari 109,47 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9851 franc Swiss dari 0,9852 franc Swiss, dan naik menjadi 1,2987 dolar Kanada dari 1,2937 dolar Kanada.

KTT antara Kim dan Trump adalah yang pertama terjadi antara pemimpin yang berkuasa di kedua negara sejak akhir Perang Korea periode 1950-1953.

Trump terus membuka kemungkinan pertemuan berikutnya dengan Kim, yang salah satunya dilakukan di Singapura. Menurut Trump, pertemuan ini diharapkan akan memulai "sesuatu yang besar."

Namun demikian, kekhawatiran seputar hubungan perdagangan antara Amerika Serikat dan negara lain, termasuk sekutunya, kemungkinan akan terus membebani sentimen investor, kata para ahli.

Di sisi lain, pertemuan tahunan Kelompok Tujuh (G7) yang disepakati selama akhir pekan mengakibatkan Trump menolak untuk mendukung pernyataan gabungan G7 yang menyerukan pengurangan tarif, sehingga memicu ketegangan antara Trump dan sesama pemimpin negara-negara besar. Tidak ada data ekonomi utama yang akan keluar pada Senin.

 


(AHL)


Bedah Editorial MI: Membendung Efek Turki

Bedah Editorial MI: Membendung Efek Turki

18 hours Ago

Perlambatan ekonomi Turki sebagai akibat terjerembapnya lira, mata uang mereka, hingga lebih da…

BERITA LAINNYA