Wall Street Berakhir Bervariasi Jelang Laporan Laba

   •    Selasa, 18 Jul 2017 07:02 WIB
wall street
Wall Street Berakhir Bervariasi Jelang Laporan Laba
Ilustrasi (Foto: MTVN/Mohammad Rizal)

Metrotvnews.com, New York: Bursa saham Wall Street berakhir bervariasi pada Senin waktu setempat (Selasa WIB), ketika para investor sedang menunggu laporan laba sejumlah perusahaan yang mencatatkan sahamnya di pasar AS pekan ini.

Mengutip Antara, Selasa 18 Juli 2017, indeks Dow Jones Industrial Average turun 8,02 poin atau 0,04 persen menjadi ditutup pada 21.629,72 poin. Indeks S&P 500 kehilangan 0,13 poin atau 0,01 persen menjadi berakhir di 2.459,14 poin. Indeks komposit Nasdaq bertambah 1,97 poin atau 0,03 persen menjadi ditutup pada 6.314,43 poin.

Goldman Sachs, Bank of America, Microsoft, dan eBay termasuk di antara perusahaan besar yang dijadwalkan akan merilis hasil keuangan kuartalan minggu ini. Menurut S&P Capital IQ, laba keseluruhan emiten (perusahaan tercatat) diperkirakan tumbuh sebesar 6,2 persen pada kuartal kedua. Laba pada kuartal pertama naik sekitar 15 persen.

Dengan tidak adanya data utama yang keluar pada Senin 17 Juli 2017 maka pelaku pasar juga mengawasi harga minyak. Harga minyak mentah AS naik 5,2 persen minggu lalu dan memulai minggu ini melayang di kisaran 46 dolar AS per barel.

Selama tiga bulan terakhir, harga minyak telah turun sekitar 12 persen, karena kekhawatiran kelebihan pasokan global membebani pasar. Tidak ditampik, ada sejumlah pihak yang terus berupaya agar harga minyak dunia bisa kembali mengalami penguatan sekarang ini.

Pekan lalu, ketiga indeks utama tersebut membukukan kenaikan tajam karena investor mencerna sejumlah data ekonomi dari negara tersebut dan kesaksian terbaru dari Ketua Federal Reserve Janet Yellen. Dow, S&P 500 dan Nasdaq masing-masing naik 1,04 persen, 1,41 persen dan 2,59 persen.

 


(ABD)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

4 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA