Kebijakan Longgar The Fed Dinilai Ancam Stabilitas Keuangan AS

Angga Bratadharma    •    Senin, 10 Jul 2017 13:04 WIB
ekonomi amerikathe fed
Kebijakan Longgar The Fed Dinilai Ancam Stabilitas Keuangan AS
Seseorang tengah berjalan di depan sebuah gambar dari Federal Reserve (REUTERS/Kevin Lamarque)

Metrotvnews.com, New York: Kenaikan suku bunga terbaru Federal Reserve atau the Fed terjadi di tengah kekhawatiran bahwa kebijakan yang terus berlanjut berpeluang menimbulkan risiko yang meningkat terhadap stabilitas keuangan dan ekonomi. Karenanya, kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) harus dilakukan dengan pembahasan yang mendalam.

Pejabat the Fed mengindikasikan tekad untuk terus menaikkan suku bunga meski dengan tingkat inflasi yang teredam, yang mereka anggap bersifat sementara dan cenderung meningkat dalam jangka panjang hingga tingkat target dua persen, menurut sebuah ringkasan dari pertemuan Juni mengenai pembuatan kebijakan Federal Open Komite Pasar.

Mengutip CNBC, Senin 10 Juli 2017, the Fed menaikkan target suku bunga acuan seperempat poin pada pertemuan tersebut dan menggariskan sebuah rencana untuk mengurangi neraca kepemilikan obligasi senilai USD4,5 triliun yang diperolehnya saat mencoba untuk merangsang ekonomi selama dan setelah krisis keuangan.

Risalah rapat mengindikasikan bahwa pejabat the Fed percaya bahwa neraca dapat dikurangi dengan gangguan terbatas terhadap pasar keuangan. Pejabat juga menyatakan sedikit kekhawatiran bahwa inflasi rendah akan bertahan. Namun, pejabat Fed terbagi pada saat limpasan neraca harus dimulai, dan tidak melepaskan jadwal pada kapan hal itu akan terjadi.

Pembacaan terakhir inflasi di bawah sasaran dua persen the Fed dikaitkan dengan faktor istimewa, termasuk penurunan tajam harga layanan telepon nirkabel dan obat resep, dan memperkirakan perkembangan ini tidak banyak berpengaruh pada inflasi dalam jangka menengah.

Kenaikan suku bunga terjadi karena beberapa pejabat menyuarakan keprihatinan atas pengaruhnya, atau kekurangannya, bahwa tindakan terakhir mereka terhadap pasar keuangan. Alih-alih menyebabkan kondisi mengencangkan, mereka justru semakin longgar sejak bank sentral memulai serangkaian kenaikan.

 


(ABD)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

3 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA