Harga Minyak Dunia Anjlok ke USD60,15/Barel

   •    Kamis, 13 Dec 2018 08:01 WIB
minyak mentah
Harga Minyak Dunia Anjlok ke USD60,15/Barel
Ilustrasi (AFP Photo/David McNew)

New York: Harga minyak dunia turun pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Kondisi itu terjadi karena pertumbuhan permintaan minyak global diperkirakan melambat tahun depan, OPEC mengatakan dalam laporan bulanannya untuk Desember.

Mengutip Antara, Kamis, 13 Desember 2018, minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari, turun USD0,5 menjadi menetap di USD51,15 per barel di New York Mercantile Exchange. Patokan global, minyak mentah Brent untuk pengiriman Januari, turun USD0,05 menjadi ditutup pada USD60,15 per barel  di London ICE Futures Exchange.

Permintaan minyak global diperkirakan meningkat sekitar 1,29 juta barel per hari (bph) menjadi rata-rata 100,1 juta barel per hari, lebih rendah dari perkiraan awal pada Juli, kata laporan Rabu 12 Desember.

Berdasarkan perkiraan di atas, permintaan minyak mentah OPEC pada 2019 diperkirakan akan mencapai 31,4 juta barel per hari, yang lebih rendah dari tingkat permintaan yang terlihat tahun ini, menurut laporan tersebut.

Melihat ke depan, laporan tersebut mencatat bahwa kenaikan untuk minyak mentah tampak terbatas, karena meningkatnya ketegangan perdagangan, pengetatan moneter dan tantangan geopolitik berada di antara masalah-masalah yang membuat risiko ekonomi lebih jauh ke sisi negatif pada 2019.

Kelompok penghasil minyak terus menunjukkan bahwa risiko-risiko kenaikan terkait dengan perkembangan ekonomi secara keseluruhan dan lingkungan harga, sementara risiko-risiko penurunan terkait ekonomi, substitusi bahan bakar, efisiensi kendaraan dan baseline tinggi yang terlihat dalam permintaan minyak selama empat tahun terakhir.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 157,03 poin atau 0,64 persen, menjadi berakhir di 24.527,27 poin. Indeks S&P 500 naik 14,29 poin atau 0,54 persen, menjadi ditutup pada 2.651,07 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir 66,48 poin atau 0,95 persen lebih tinggi, menjadi 7.098,31 poin.

Saham Caterpillar dan Boeing, perusahaan dengan eksposur pendapatan luar negeri yang tinggi, masing-masing naik 1,73 persen dan 1,45 persen pada penutupan, berada di antara peraih keuntungan terbesar dalam indeks Dow Jones.

 


(ABD)


Tarif Kargo Udara Naik Ratusan Persen

Tarif Kargo Udara Naik Ratusan Persen

5 hours Ago

Tiga maskapai penerbangan yakni Garuda Indonesia, Lion Air dan Sriwijaya melakukan kebijakan me…

BERITA LAINNYA