Pertemuan IMF-Bank Dunia 2017

Jangan Rusak Perbaikan Ekonomi yang Makin Optimistis

Suci Sedya Utami    •    Jumat, 13 Oct 2017 10:45 WIB
imf-world bank
Jangan Rusak Perbaikan Ekonomi yang Makin Optimistis
Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde. (FOTO: AFP)

Metrotvnews.com, Washington DC: Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral Dunia dalam pertemuan tahunan IMF-World Bank 2017 yang berlangsung Kamis waktu setempat menyepakati bahwa prospek perekonomian dunia semakin optimistis.

Saat ini perekonomian dunia tengah menikmati pemulihan yang mencakup tiga perempat output global. Di sisi lain, volume perdagangan telah pulih dan pengangguran menurun. Ekonomi ke depan diprediksi akan semakin membaik.

"Ini akan menjadi lebih baik," kata Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde seperti dilansir dari Bloomberg, Jumat 13 Oktober 2017.

Selain itu, pejabat dari seluruh dunia sebagian besar berbagi optimismenya. Gubernur Federal Reserve AS Jerome Powell mengatakan tanda-tanda pemulihan ekonomi global akhir-akhir ini berlanjut dan terwujud.

"Ini tentu kabar baik, meski  ada risiko dan ketidakpastian yang signifikan," kata Powell.

Reformasi Masih Diperlukan

Kata-kata peringatan Powell menggemakan perhatian dari pembuat kebijakan lainnya bahwa reformasi masih diperlukan untuk meredakan ketegangan politik dan memastikan pemulihan berlangsung.

Beberapa kepala bank sentral terkemuka di dunia mengatakan banyak pekerjaan yang masih harus dilakukan. Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda mengatakan pihaknya akan mengikuti program stimulus besar untuk mencapai sasaran inflasi dua persen.

Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengatakan meskipun ada beberapa tanda bahwa upah akhirnya meningkat namun tidak bagi Eropa. Ada juga kekhawatiran bahwa tidak semua orang berbagi dalam kemajuan global. "Ini belum cukup inklusif," kata Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani  Indrawati.

Ancaman termasuk risiko pasar modal yang mudah berubah dan kondisi keuangan yang lebih ketat dengan konsekuensi spillover di seluruh dunia. Lagarde menganjurkan perlawanan terhadap proteksionisme yang bisa mengganggu kebangkitan dalam perdagangan global.

"Peningkatan perdagangan bagus untuk pertumbuhan, dan kita perlu mengamankannya dan memastikannya tetap demikian. Namun mengurangi perdagangan tidak akan membantu atap yang ingin kita  perbaiki," kata Lagarde.

Sementara pembuat kebijakan menolak penggunaan tarif atau proteksionisme yang lebih tinggi, mereka juga mengatakan kebijakan domestik perlu  memberikan manfaat bagi mereka yang merasa tersingkir dari pemulihan global.

"Jika orang percaya bahwa perdagangan tidak akan menguntungkan mereka, mengapa mereka akan membelinya?" kata Menteri Keuangan Kanada William Morneau.

 


(AHL)