USD Bergerak Naik di Tengah Komentar Kenaikan Suku Bunga

   •    Selasa, 09 Jan 2018 08:17 WIB
dolar as
USD Bergerak Naik di Tengah Komentar Kenaikan Suku Bunga
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

New York: Pererakan dolar Amerika Serikat (USD) naik terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada Senin waktu setempat (Selasa WIB), karena pejabat Federal Reserve menyarankan bahwa setidaknya tiga kenaikan suku bunga ada di meja pada 2018.

Mengutip Xinhua, Selasa, 9 Januari 2018, pada akhir perdagangan New York, euro turun ke USD1,1965 dari USD1,2050 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun ke USD1,3565 dari USD1,3571 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia merosot ke USD0,7841 dari USD0,7868.

Sementara itu, USD membeli 113,08 yen Jepang, lebih rendah dari 113,14 yen pada sesi sebelumnya. USD naik menjadi 0,9775 franc Swiss dari 0,9755 franc Swiss, dan bergerak ke 1,2423 dolar Kanada dari 1.2406 dolar Kanada.

Presiden Federal Reserve Bank San Francisco John Williams menyerukan kenaikan tiga tingkat suku bunga di tahun ini dengan alasan bahwa ekonomi yang sudah solid akan mendapat dorongan dari reformasi pajak dari Partai Republik.

Sementara itu, Presiden Fed of Cleveland Loretta Mester mengatakan bahwa ekonomi AS yang kuat dan tingkat pengangguran yang rendah membuat kasus kenaikan empat tingkat di 2018 bisa dilaksanakan. Suku bunga yang lebih tinggi biasanya mengarah pada USD yang lebih kuat karena akan lebih menarik untuk diinvestasikan di AS.

Tidak ada data ekonomi utama yang dijadwalkan Senin dengan artian gerak USD tidak akan bergerak terlalu signifikan. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, meningkat 0,44 persen pada 92,355 pada akhir perdagangan.


(ABD)