Investor Cerna Rencana Pajak, Dolar AS Menguat

Ade Hapsari Lestarini    •    Sabtu, 11 Nov 2017 09:23 WIB
dolar as
Investor Cerna Rencana Pajak, Dolar AS Menguat
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

New York: Dolar Amerika Serikat (AS) naik terhadap sebagian besar mata uang utama pada perdagangan Jumat, karena investor masih mencerna rencana pajak Republik Senat.

Senat Republik pada Kamis meluncurkan sebuah rencana untuk merombak kode pajak AS yang mengandung perbedaan penting dari rencana pajak DPR yang sebanding.

Melansir Xinhua, Sabtu 11 November 2017, RUU Senat akan menunda pemotongan tarif pajak perusahaan dari 35 persen menjadi 20 persen sampai 2019.

Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi 1,1660 dolar dari 1,1644 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris meningkat menjadi 1,3200 dolar dari 1,3151 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun ke 0,7659 dolar dari 0,7681 dolar.

Dolar membeli 113,56 yen Jepang, lebih tinggi dari 113,26 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9962 franc Swiss dari 0,9939 franc Swiss, dan mencapai 1,2686 dolar Kanada dari 1,2674 dolar Kanada.

Adapun anggota Partai Republik di Dewan Perwakilan Rakyat AS minggu lalu mengumumkan RUU yang telah lama dinanti untuk merombak kode pajak AS dalam beberapa dasawarsa dengan mengurangi secara signifikan pajak penghasilan individual dan perusahaan.

Ini akan mengurangi jumlah kurung pajak pendapatan pribadi dari tujuh menjadi empat, sekaligus mempertahankan tingkat pajak penghasilan individual tertinggi sebesar 39,6 persen. Ini juga akan memotong tarif pajak penghasilan badan menjadi 20 persen dari 35 persen.


(AHL)