S&P 500 dan Dow Jones Mengakhiri Sesi Datar

Angga Bratadharma    •    Rabu, 17 May 2017 07:15 WIB
wall street
S&P 500 dan Dow Jones Mengakhiri Sesi Datar
Ilustrasi (REUTERS/Eric Thayer)

Metrotvnews.com, New York: S&P 500 dan Dow Jones mengakhiri sesi datar pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB) setelah data ekonomi bergerak campuran dan rilis pendapatan ritel. Sementara Nasdaq memiliki catatan lain lantaran ditutup dengan bantuan dari pergerakan saham teknologi.

Dow Jones Industrial Average .DJI ditutup turun 2,19 poin atau 0,01 persen menjadi 20.979,75, dan S&P 500.SPX kehilangan 1,65 poin atau 0,07 persen menjadi 2.400,67, berkurang dari rekor tertinggi di intraday 2,405.77. Nasdaq Composite .IXIC menambahkan 20,20 poin atau 0,33 persen menjadi 6.169,87, rekor penutupan indeks.

Produksi manufaktur Amerika Serikat (AS) menunjukkan kenaikan terbesar dalam lebih dari tiga tahun di April, memperkuat pandangan bahwa pertumbuhan ekonomi meningkat di awal kuartal kedua meskipun terjadi penurunan mengejutkan dalam pembangunan rumah.



Investor berhati-hati mengenai penundaan potensial terhadap agenda reformasi perpajakan dan peraturan pemerintah setelah laporan Senin malam bahwa Presiden AS Donald Trump mengungkapkan informasi yang sangat rahasia kepada Menteri Luar Negeri Rusia mengenai sebuah operasi negara Islam yang direncanakan.

"Ada banyak data politik tapi tidak banyak data ekonomi yang mengubah lanskap," kata Manajer Portofolio Kingsview Asset Management Paul Nolte, seperti dikutip dari Reuters, Rabu 17 Mei 2017.

Rantai perbaikan rumah Home Depot (HD.N) melaporkan kinerja kuartal pertama yang lebih baik dari perkiraan, namun TJX Cos Inc (TJX.N), pemilik T.J. Toko Maxx dan Marshall, membukukan pertumbuhan penjualan toko yang sebanding dan perkiraan laba kuartal yang mengecewakan.

"Ini kombinasi antara pendapatan dan produksi industri yang lebih baik dari perkiraan, diimbangi dengan kekhawatiran tentang data ekonomi masa depan dan fakta bahwa kami terus melihat penjualan ritel yang lemah," kata Ahli Strategi Investasi Edward Jones Kate Warne, di St. Louis.

 


(ABD)