Harga Minyak Dunia Bervariasi Akibat Kenaikan Produksi AS

Angga Bratadharma    •    Jumat, 21 Apr 2017 09:19 WIB
minyak mentah
Harga Minyak Dunia Bervariasi Akibat Kenaikan Produksi AS
Ilustrasi (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

Metrotvnews.com, New York: Harga minyak dunia berakhir bervariasi pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB) setelah sesi perdagangan mengalami jungkir balik. Hal itu karena investor menahan akibat kenaikan produksi AS dan melawan ketidakpastian geopolitik serta komentar dari produsen minyak terkait perpanjangan penawaran pasokan mungkin terjadi.

Mengutip Reuters, Jumat 21 April 2017, patokan kontrak minyak mentah AS berjangka, West Texas Intermediate (WTI), mengalami penurunan sebanyak 17 sen untuk penurunan empat hari berturut-turut menjadi USD50,27 per barel. Brent futures membukukan kenaikan moderat dan berakhir naik 6 sen menjadi USD52,99 per barel.

Anggota OPEC Arab Saudi dan Kuwait memberi isyarat bahwa Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan produsen lainnya, termasuk Rusia, kemungkinan akan memperpanjang produksi minyak mentah mereka melampaui Juni.

Pada sebuah konferensi pers di Uni Emirat Arab, Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan bahwa ada pembangunan konsensus tapi belum selesai. James Williams, Presiden Konsultan Energi WTRG Economics di London, Arkansas, mengatakan pernyataan bullish menteri tersebut tidak mengangkat harga karena pertumbuhan produksi AS.

"Anda akan berpikir bahwa itu akan membalikkan penurunan kemarin, tapi ternyata tidak. Kami mendapatkan sedikit pemulihan harga, tapi masih belum cukup untuk membalikkan ancaman," tuturnya.

Pada Rabu, harga minyak mentah anjlok lebih dari 3,5 persen karena data pemerintah AS menunjukkan bahwa stok minyak mentah dalam negeri turun kurang dari yang diperkirakan dalam minggu terakhir dan stok bensin membukukan kenaikan 1,5 juta barel yang mengejutkan.

Produksi minyak mentah AS naik menjadi 9,25 juta barel per hari, data resmi menunjukkan, naik hampir 10 persen sejak pertengahan 2016. Persediaan AS dari 532 juta barel tetap berada di dekat rekor sepanjang masa yang dicapai pada Maret.


(ABD)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

5 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA