Hasil Produksi Industri Inggris Melemah Akibat Brexit

Angga Bratadharma    •    Jumat, 12 May 2017 07:54 WIB
brexitekonomi inggris
Hasil Produksi Industri Inggris Melemah Akibat Brexit
Bendera Inggris (REUTERS/Toby Melville)

Metrotvnews.com, London: Hasil produksi industri Inggris menyusut untuk bulan ketiga berturut-turut pada Maret, data resmi menunjukkan. Kondisi itu menggarisbawahi bagaimana dampak suara Brexit tahun lalu telah mulai mempertimbangkan pergerakan ekonomi sekarang ini.

Mengutip Reuters, Jumat 12 Mei 2017, Kantor Statistik Nasional mengatakan bahwa defisit perdagangan Inggris melebar lebih dari yang diperkirakan, sebuah kemunduran lebih lanjut untuk harapan bahwa penurunan nilai poundsterling sejak referendum untuk keluar dari keanggotaan Uni Eropa akan membantu menyeimbangkan kembali ekonomi.

Output industri turun 0,5 persen -penurunan yang lebih tajam dari yang diperkirakan oleh para ekonom yang ambil bagian dalam jajak pendapat Reuters- dan output pada Februari direvisi lebih rendah. Tentu ada harapan agar kondisi seperti ini tidak terus berlanjut di kemudian hari.

Sektor manufaktur, yang merupakan bagian dari output industri secara keseluruhan, mengalami penurunan output sebesar 0,6 persen, dibandingkan dengan ekspektasi ekonom terhadap tidak ada perubahan.

Untuk kuartal pertama secara keseluruhan, output industri hanya meningkat tipis sebesar 0,1 persen dan pertumbuhan manufaktur melambat menjadi 0,3 persen. Perekonomian Inggris telah melambat tahun ini setelah pada awalnya menghadapi kejutan keputusan oleh pemilih untuk meninggalkan Uni Eropa dalam sebuah referendum pada Juni 2016.

Perlambatan dan ketidakpastian tentang hubungan masa depan Inggris dengan Uni Eropa telah menambah harapan bahwa Bank of England (BoE) akan mempertahankan suku bunga pada rekor rendah mereka mungkin selama dua tahun lagi. BoE akan mengumumkan pemikiran terbarunya mengenai ekonomi Inggris pada pukul 1100 GMT pada Kamis.

 


(ABD)