Harga CPO Terbebani di Akhir Pekan

   •    Jumat, 11 Aug 2017 12:11 WIB
cpo
Harga CPO Terbebani di Akhir Pekan
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Iggoy el Fitra)

Metrotvnews.com, Jakarta: Harga crude palm oil (CPO) berpeluang melemah pada perdagangan hari ini setelah dibuka lebih rendah di level 2.636 ringgit per ton. Pelemahan ini karena adanya sentimen laporan cadangan dan produksi minyak sawit Malaysia yang angkanya dipandang negatif oleh pasar.

Malaysian Palm Oil Board kemarin melaporkan bahwa cadangan minyak sawit pada akhir bulan Juli naik 16,8 persen dari bulan sebelumnya menjadi 1,78 juta ton, lebih tinggi dari hasil poling Reuters yang memperkirakan level cadangan naik 6,5 persen. Itu menandai kenaikan pertama dalam tiga bulan.

Berdasarkan hasil riset Tim Monex Investindo Future, Jumat 11 Agustus 2017, data pemerintah menunjukkan bahwa produksi Juli naik 20,7 persen menjadi 1,83 juta ton, juga lebih tinggi dari perkiraan untuk pertumbuhan 11 persen untuk menjadi 1,68 juta ton.

Analisa tersebut memaparkan, potensi pelemahan harga CPO pada hari ini juga dapat dipicu oleh penurunan harga minyak mentah yang kemarin turun sekitar 2,3 persen ke level USD48,51 karena kecemasan pasar terhadap tingginya suplai global.

Secara teknikal, harga CPO pada hari ini akan bergerak dalam rentang 2.570-2.700. Untuk sisi bawahnya, sebelum menguji ke support 2.570 harga harus menembus ke bawah level 2.600 terlebih dahulu. Serta untuk sisi atasnya, harus menembus area 2.675 terlebih dahulu sebelum menargetkan resisten di 2.700.


(AHL)