Piala Dunia Sumbang USD31 Miliar untuk Ekonomi Rusia

Eko Nordiansyah    •    Kamis, 14 Jun 2018 14:18 WIB
piala dunia 2018
Piala Dunia Sumbang USD31 Miliar untuk Ekonomi Rusia
Warga melintas di areal kampung yang didekorasi dengan nuansa Piala Dunia 2018 di Tegalrejo, Yogyakarta. (Foto: Antara/Andreas Fitri Atmoko).

Moskow: Piala Dunia 2018 akan segera dimulai dengan 32 negara berpartisipasi dalam gelaran yang dihelat di Rusia ini. Di samping sebagai pesta sepak bola terbesar sedunia, ajang ini diperkirakan bisa memberi dampak terhadap ekonomi Rusia mencapai USD31 miliar.

Dilansir dari ESPN, Kamis, 14 Juni 2018, sebuah laporan baru tentang dampak ekonomi dari turnamen mengatakan dorongan untuk PDB negara bisa mencapai antara 1,62 triliun rubel (USD26 miliar) dan 1,92 triliun rubel (USD30,8 miliar) selama 10 tahun dari 2013 hingga 2023.

Pendapatan ini dari pertumbuhan pariwisata, pengeluaran besar-besaran untuk konstruksi, ditambah investasi pemerintah. Bahkan laporan ini menunjukkan Piala Dunia akan mendorong orang-orang Rusia untuk berolahraga lebih banyak, sehingga mereka lebih sedikit untuk sakit.

"Piala Dunia memiliki efek ekonomi yang cukup besar. Turnamen ini telah mendorong pengembangan ekonomi dari daerah tuan rumah dan akan terus memiliki dampak ekonomi jangka panjang yang positif," kata Deputi Perdana Menteri Arkady Dvorkovich dalam laporannya.

Laporan itu mengatakan total pengeluaran pada turnamen akan menjadi 683 miliar rubel (USD11 miliar), meskipun itu tidak termasuk beberapa infrastruktur dan stadion baru yang mahal yang menurut penyelenggara akan dibangun terlepas. Sekitar 220 ribu pekerjaan telah diciptakan, kata laporan itu.

Angka dampak ekonomi untuk turnamen sebelumnya telah diperdebatkan dengan sengit, mengingat sulitnya memisahkan Piala Dunia dari faktor ekonomi lainnya.

Rusia juga menghabiskan dana besar untuk menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin 2014 di Sochi, dengan USD50 miliar dihabiskan menurut satu perkiraan pemerintah. Olimpiade dipandang sebagai kunci untuk prestise nasional -sama seperti Piala Dunia saat ini- dan menjadi Olimpiade Musim Dingin paling mahal dalam sejarah.

 


(AHL)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

1 day Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA