Pasar Saham AS Menghijau

Angga Bratadharma    •    Rabu, 07 Nov 2018 07:03 WIB
wall street
Pasar Saham AS Menghijau
Ilustrasi (FOTO: PBS)

New York: Pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), karena investor menunggu hasil pemilu paruh waktu negara itu. Di sisi lain, investor terus mencermati perkembangan perang dagang antara Amerika Serikat dengan Tiongkok.

Mengutip Xinhua, Rabu, 7 November 2018, indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 173,31 poin atau 0,68 persen menjadi 25.635,01. Sedangkan S&P 500 naik 17,14 poin atau 0,63 persen menjadi 2.755,45. Indeks Nasdaq Composite naik 47,11 poin atau 0,64 persen menjadi 7.375,96.

Hasil pemilihan paruh waktu AS diperkirakan akan mengirimkan riak ke seluruh sudut di pasar modal. Di sisi ekonomi, jumlah lowongan pekerjaan turun menjadi tujuh juta pada hari kerja terakhir September, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan.

Selama sebulan, karyawan dan perpisahan keduanya sedikit berubah pada 5,7 juta. Dalam pemisahan, tingkat berhenti tidak berubah pada 2,4 persen dan tingkat PHK dan pembuangan sedikit berubah pada 1,1 persen, kata departemen itu.



Pada Senin waktu setempat, sebuah laporan menunjukkan bahwa indeks ISM non-manufaktur mencapai 60,3 persen, lebih tinggi dari ekspektasi para analis. Sektor non-manufaktur telah kembali mencerminkan pertumbuhan yang kuat meskipun sedikit mendingin setelah sebulan rekor pada September, kata para ahli.

Di sisi lain, indeks USD yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, tetap menguat pada Selasa 6 November 2018. Indeks USD naik sebanyak 0,02 persen menjadi 96,36 pada pukul 18.26 GMT.

Para investor juga memantau dengan ketat pemilihan umum paruh waktu AS yang sedang berlangsung pada Selasa 6 November. Banyak yang percaya hasil pemilu, terutama partai mana yang dapat mengendalikan DPR dan Senat, niscaya akan memengaruhi pasar saham, USD, dan harga emas.

 


(ABD)