The Fed Tidak Percaya Ekonomi AS dalam Bahaya

Angga Bratadharma    •    Rabu, 12 Jul 2017 08:29 WIB
ekonomi amerikathe fed
The Fed Tidak Percaya Ekonomi AS dalam Bahaya
Presiden the Fed Minneapolis Neel Kashkari (REUTERS/Brendan McDermid)

Metrotvnews.com, New York: Presiden Federal Reserve Bank Minneapolis Neel Kashkari mengaku merasa sulit untuk percaya bahwa ekonomi Amerika Serikat (AS) dalam bahaya atau terlalu panas saat pertumbuhan upah sangat rendah. Dalam hal ini, tetap ada optimisme terhadap laju perekonomian AS.

Pengangguran AS berada pada 4,4 persen, di bawah perkiraan sebagian besar ekonom yang konsisten dengan pekerjaan penuh, dan merupakan satu titik data pembuat kebijakan Fed mengutip ketika mereka menjelaskan mengapa mereka menaikkan suku bunga, yang telah ditentang Kashkari.

"Tidak boleh terlalu buruk untuk menemukan pekerja," kata Kashkari, seperti dikutip dari Reuters, Rabu 12 Juli 2017, seraya menambahkan bahwa sementara dia menyadari ada faktor yang menyulitkan seperti kebutuhan akan keterampilan tertentu, ketika bisnis benar-benar membutuhkan pekerja dan mereka akan menaikkan upah.

"Kami tidak melihat upah naik," tegasnya.

Sehari menjelang kesaksian Ketua Federal Reserve Janet Yellen kepada Kongres mengenai keadaan ekonomi Amerika Serikat (AS), dua rekannya menyebutkan bahwa pertumbuhan upah rendah dan meredam inflasi karena alasan untuk berhati-hati pada kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Dalam beberapa bulan terakhir, inflasi AS telah bergerak lebih jauh di bawah target dua persen Fed. Bahkan karena pasar tenaga kerja, yang diukur dengan tingkat pengangguran 4,4 persen, telah diperkuat. Hal tersebut telah mengganggu pembuat kebijakan, namun Yellen mengatakan bahwa kondisi dalam tekanan harga kemungkinan bersifat sementara.

Di sisi lain, Yellen memberi isyarat bahwa dia siap melanjutkan kenaikan suku bunga dan rencana untuk mulai memangkas neraca Fed sebesar USD4,5 triliun akhir tahun ini. The Fed menaikkan suku bunga bulan lalu ke kisaran satu persen menjadi 1,25 persen.

 


(ABD)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

3 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA