USD Menguat Akibat Kekhawatiran Badai Irma Berkurang

   •    Selasa, 12 Sep 2017 07:33 WIB
dolar as
USD Menguat Akibat Kekhawatiran Badai Irma Berkurang
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Metrotvnews.com, New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) berakhir menguat pada Senin waktu setempat (Selasa WIB), di tengah perasaan lega bahwa kerusakan yang ditimbulkan Badai Irma tampak tidak separah yang diperkirakan pasar.

Badai Irma, yang pernah menjadi topan Kategori 5, melanda pantai Florida selama akhir pekan. Badai terus berlanjut ke utara pada Senin, menjatuhkan hujan di Florida. Namun, Pusat Badai Nasional (NHC) AS mengatakan bahwa Irma telah melemah menjadi topan tropis.

Mengutip Antara, Selasa 12 September 2017, para analis mengatakan badai telah menempatkan pasar dalam kegelisahaan dalam beberapa pekan terakhir, karena investor cukup tidak nyaman saat menilai dampak dari bencana alam ini di pasar.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,55 persen menjadi pada 91,856 pada akhir perdagangan. Sementara itu, tidak ada laporan ekonomi utama yang akan dirilis pada Senin.

Sementara itu, harapan untuk kebijakan moneter ketat di Amerika Serikat telah berkurang baru-baru ini. Ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga pada Desember hanya 36,2 persen, menurut alat FedWatch CME Group.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1965 dari USD1,2028 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,3173 dari USD1,3208 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,8030 dari USD0,8063.

Dolar dibeli 109,32 yen Jepang, lebih tinggi dari 107,80 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS juga menguat menjadi 0,9540 franc Swiss dari 0,9452 franc Swiss, dan turun menjadi 1,2118 dolar Kanada dari 1,2137 dolar Kanada.


(ABD)