Bank Sentral Malaysia Pertahankan Suku Bunga Acuan 3,25%

   •    Kamis, 08 Nov 2018 19:01 WIB
malaysia
Bank Sentral Malaysia Pertahankan Suku Bunga Acuan 3,25%
Ilustrasi ikon Malaysia, Gedung Petronas. (FOTO: AFP)

Kuala Lumpur: Bank sentral Malaysia, Bank Negara Malaysia mempertahankan suku bunga acuan, overnight policy rate (OPR), pada 3,25 persen seperti yang diperkirakan. Bank Sentral Malaysia memaparkan pada tingkat OPR saat ini, tingkat akomodatif moneter konsisten dengan sikap kebijakan yang dimaksudkan.

Mengutip Antara, Kamis, 8 November 2018, pasar keuangan domestik terus mengalami aliran keluar portofolio non-residen karena perkembangan global, pasar keuangan tetap tertata dengan kondisi-kondisi moneter dan keuangan domestik yang mendukung pertumbuhan ekonomi.

"Sektor keuangan sehat, dengan lembaga-lembaga keuangan beroperasi dengan penyangga modal dan likuiditas yang kuat. Yang penting, ekonomi domestik mempertahankan kekuatan fundamental yang mendasarinya, dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil, pengangguran rendah dan surplus transaksi berjalan pada neraca pembayaran," jelasnya, seperti dilansir dari Xinhua.

Bank sentral akan terus memastikan likuiditas yang cukup untuk mendukung fungsi tertib pasar uang dan pasar valuta asing serta kegiatan intermediasi. Selain itu bank juga menyoroti bahwa pengumuman terbaru oleh pemerintah telah memberikan kejelasan lebih banyak tentang kebijakan-kebijakan pembangunan fiskal dan ekonomi.

"Pada keseimbangan, ekonomi Malaysia diperkirakan akan tetap pada jalur pertumbuhan yang stabil pada 2018 dan 2019," tambah dia.

Namun, bank sentral mencatat bahwa ekspor diproyeksikan cenderung lebih rendah karena momentum pertumbuhan global moderat, sementara ekonomi domestik terus menghadapi risiko-risiko negatif yang berasal dari eskalasi ketegangan perdagangan lebih lanjut dan pelemahan berkepanjangan di sektor pertambangan dan pertanian.

"Ketidakstabilan yang berlanjut di pasar keuangan internasional dan normalisasi kebijakan moneter di beberapa negara maju dapat menyebabkan arus modal keluar lebih lanjut dan penyesuaian pasar keuangan di negara-negara berkembang," ujarnya.

Bank memperkirakan rata-rata inflasi umum tahunan negara itu menjadi rendah tahun ini. Tetapi pada 2019, inflasi umum diproyeksikan akan meningkat terutama karena harga minyak dunia yang diproyeksikan lebih tinggi dan mengambangnya harga bahan bakar domestik.

MIDF Research mengatakan dalam sebuah catatan pada Kamis bahwa keputusan kebijakan bank sentral sangat sesuai harapan dan tepat waktu karena indikator ekonomi makro mencerminkan tanda-tanda moderasi terutama di front global.

Ia memperkirakan OPR akan tetap pada 3,25 persen pada 2018 dan 2019, karena ekonomi domestik akan terus berkembang dengan laju yang moderat tahun ini.


(AHL)


Merpati dalam Cangkang

Merpati dalam Cangkang

21 hours Ago

NASIB maskapai penerbangan PT Merpati Nusantara Airlines (persero) bak burung dalam sangkar.

BERITA LAINNYA