Harga Minyak Menguat setelah Saudi Nyatakan akan Kurangi Ekspor

   •    Rabu, 11 Oct 2017 07:30 WIB
minyak mentah
Harga Minyak Menguat setelah Saudi Nyatakan akan Kurangi Ekspor
Ilustrasi (AFP PHOTO/AMER HILABI)

Metrotvnews.com, New York: Harga minyak dunia memperpanjang kenaikannya pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB), dengan harga minyak mentah AS mencatat kenaikan harian terbaik dalam dua minggu. Hal itu terjadi setelah Arab Saudi mengatakan akan mengurangi ekspor minyak pada November.

Mengutip Antara, Rabu 11 Oktober 2017, patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November, naik USD1,34 menjadi menetap di USD50,92 per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Desember, mengalami kenaikan sebanyak USD0,82 menjadi ditutup pada USD56,61 per barel di London ICE Futures Exchange.

Media melaporkan Arab Saudi pada November akan memangkas alokasi minyak mentah kepada para pelanggannya sebesar 560.000 barel per hari, menurut Andrew Lipow, presiden Lipow Oil Associates.



Lipow mengatakan dampak potensial musim pemeliharaan pada permintaan untuk pasokan Saudi, namun mengatakan penurunan ekspor dari produsen terbesar OPEC itu adalah bullish sejauh langkah itu menurunkan persediaan minyak di pasar.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC), Rusia dan beberapa produsen lainnya telah memangkas produksi sekitar 1,8 juta barel per hari sejak awal 2017. OPEC juga memberi sinyal kemungkinan perpanjangan periode pemotongan produksi.

Sekjen OPEC Mohammad Barkindo mengatakanbahwa konsultasi sedang dilakukan untuk perpanjangan kesepakatan di luar Maret 2018 dan lebih banyak negara-negara penghasil minyak dapat bergabung dalam pakta tersebut, mungkin pada pertemuan bulan depan.

Dia juga menyebutkan para anggota OPEC dan produsen minyak lainnya mungkin harus melakukan beberapa langkah luar biasa untuk memastikan pasar seimbang dalam jangka panjang.

 


(ABD)