Trump: Kebijakan Imigrasi Diperlukan untuk Kesejahteraan

Angga Bratadharma    •    Selasa, 10 Oct 2017 12:04 WIB
ekonomi amerika
Trump: Kebijakan Imigrasi Diperlukan untuk Kesejahteraan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (FOTO: AFP)

Metrotvnews.com, Washington: Gedung Putih mengumumkan visinya untuk melakukan reformasi imigrasi dan mengatakan bahwa mereka telah mengirim dokumen tersebut ke Kongres. Adapun reformasi imigrasi harus menciptakan lebih banyak pekerjaan dan upah lebih tinggi yang nantinya memberi efek terhadap tingkat kesejahteraan.

"Selain itu, guna keamanan yang lebih besar bagi orang Amerika sekarang dan untuk generasi mendatang. Reformasi yang digariskan diperlukan untuk memastikan kemakmuran, kesempatan, dan keamanan bagi setiap anggota keluarga nasional kita," ungkap Presiden Amerika Serikat Donald Trump, seperti dikutip dari Xinhua, Selasa 10 Oktober 2017.

Prinsip-prinsip yang diberikan Trump dalam sebuah dokumen tertutup terbagi menjadi dua bagian, yaitu keamanan perbatasan dan penegakan interior. Mengenai keamanan perbatasan, Trump mengulangi usulannya untuk membangun tembok di sepanjang perbatasan AS-Mexico, yang merupakan salah satu janji kampanye yang paling menonjol.



Trump juga meminta penghilangan imigran gelap secara cepat, terutama anak-anak asing yang tidak ditemani, yang menurut Trump telah memasuki Amerika Serikat melalui perbatasan selatan dengan tingkat yang meningkat. Untuk penegakan hukum, Trump bersumpah mengambil negara bagian yang telah memblokir upaya federal dalam menangani imigran ilegal.

"Pemerintah mengusulkan untuk memblokir kota-kota suaka dari menerima hibah atau kesepakatan kerja sama yang diberikan atau diberikan oleh Departemen Kehakiman dan Keamanan Dalam Negeri," tegasnya.

Kebijakan tersebut dikeluarkan satu bulan setelah Departemen Kehakiman mengatakan akan menghentikan program 'Deferred Action for Childhood Arrivals' yang diundangkan pada masa jabatan mantan Presiden Barack Obama, dan akan meninggalkan jendela enam bulan bagi Kongres untuk menyampaikan sebuah reformasi imigrasi yang komprehensif.

Ditambah dengan mengambil tindakan eksekutif terhadap imigran ilegal, Departemen Keamanan Dalam Negeri juga melakukan serangan nasional dalam beberapa pekan terakhir dan menahan sekitar 500 imigran ilegal yang menurutnya telah melanggar hukum.

 


(ABD)